Manfaat hingga Efek Samping Minum Air Kelapa Setiap Hari Kata Ahli Gizi IPB
·waktu baca 3 menit

Banyak dari kita yang memilih mengonsumsi air kelapa setiap hari karena alasan kesehatan. Air kelapa dipercaya mengandung banyak nutrisi baik untuk tubuh. Bahkan tak jarang juga yang percaya bahwa air kelapa adalah obat alami.
Air kelapa yang manis nan menyegarkan biasanya dikonsumsi sebagai penghilang dahaga hingga pencegah dehidrasi. Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, Dr dr Karina Rahmadia Ekawidyani dalam keterangan resminya yang kumparan terima, Kamis (31/7), turut membeberkan beberapa manfaat minum air kelapa bagi tubuh.
Secara jumlah gizi, Dr Karina mengurai, dalam 100 gram air kelapa muda segar terdapat sejumlah zat gizi bermanfaat yang menjadikannya minuman sehat, terutama dalam membantu hidrasi tubuh.
Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), air kelapa mengandung energi sebesar 17 kkal, protein 0,2 gram, lemak 0,1 gram, karbohidrat 3,8 gram, dan air sebanyak 95,5 gram.
Selain itu, air kelapa juga mengandung vitamin C (1 mg), kalium (149 mg), kalsium (15 mg), fosfor (8 mg), natrium (1 mg), zat besi (0,2 mg), seng (0,1 mg), serta tembaga (0,04 mg).
Dia juga menjelaskan bahwa air kelapa membantu detoksifikasi tubuh, menurunkan tekanan darah, serta meningkatkan hidrasi. Ini karena, kandungan air dalam kelapa mencapai 95,5 persen.
“Air kelapa bisa menjadi pilihan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang akibat dehidrasi, terutama pada kondisi seperti diare dan muntah,” ujarnya.
Tak hanya itu, air kelapa yang bersifat diuretik alami juga dapat meningkatkan produksi urine dan membantu mencegah pembentukan batu ginjal. “Kandungan air dan elektrolitnya juga memberikan efek pencahar (obat pencuci perut) alami yang membantu memperlancar buang air besar,” tambahnya.
Air kelapa juga mengandung vitamin C yang menurut Dr Karina bisa menjadi antioksidan alami untuk melawan radikal bebas dan memperkuat sistem imun.
Lantas, benarkah air kelapa juga membantu menurunkan tekanan darah?
Terkait klaim bahwa air kelapa dapat menurunkan tekanan darah, Dr Karina membenarkan bahwa kandungan kalium di dalamnya cukup tinggi. Kalium membantu menyeimbangkan efek natrium yang dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu, kalium juga berperan dalam merelaksasi pembuluh darah, dan mengatur detak serta pompa jantung.
Namun demikian, ia juga mengingatkan, bahwa meski terdapat studi yang menunjukkan penurunan tekanan darah sistolik sebesar 3,24 persen pada orang dewasa dan lansia setelah konsumsi air kelapa selama lima hari, efeknya secara klinis belum terlihat signifikan.
“Untuk tujuan menurunkan tekanan darah, konsumsi air kelapa tetap harus disertai dengan gaya hidup sehat seperti menerapkan pola makan bergizi seimbang sesuai Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) diet dan rutin berolahraga,” sarannya.
Namun, jika kamu masih ragu soal manfaat air kelapa untuk tekanan darah, ia turut menganjurkan agar penderita hipertensi sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter.
Efek samping minum air kelapa
Setelah memaparkan ragam manfaat minum air kelapa, rupanya, minuman sehat ini juga memiliki sejumlah efek samping, lho. Dr Karina mengingatkan bahwa mengonsumsi air kelapa berlebihan yang tinggi akan kalium, bisa mengakibatkan efek samping seperti hiperkalemia, terutama pada individu dengan gangguan fungsi ginjal, dan dapat mengganggu irama jantung.
Selain itu, dalam satu gelas (250 ml) air kelapa terdapat sekitar 10 gram gula. Jika dikonsumsi berlebihan, risiko obesitas dan diabetes mellitus dapat meningkat. Oleh karena itu, ia menyarankan agar konsumsi air kelapa dibatasi maksimal satu gelas per hari tanpa tambahan gula atau pemanis buatan.
Sementara, untuk waktu terbaik minum air kelapa, Dr Karina menyatakan bahwa air kelapa dapat dikonsumsi kapan saja. “Namun jika bertujuan untuk mengganti cairan tubuh pasca-aktivitas, waktu terbaik adalah setelah berolahraga,” tutupnya.
