Mengapa Berbuka Puasa dengan 3 Butir Kurma Sangat Dianjurkan?

Berbuka puasa dengan ruthab (kurma basah) atau tamr (kurma kering) memang menjadi salah satu sunah Nabi Muhammad SAW. Biasanya, kita dianjurkan untuk mengonsumsi 3 butir kurma, dan melengkapi dengan minum segelas air putih sebelum salat.
Rupanya, selain menjadi sunah Nabi, mengonsumsi kurma saat berbuka puasa juga memiliki manfaat kesehatan yang mungkin tak kamu sadari.
Menurut beberapa penelitian, kurma dapat meningkatkan kerja otak, menambah energi, melancarkan pencernaan, mengontrol gula darah, hingga yang menjadi penting saat ini adalah membantu menjaga daya tahan tubuh.
Felicia Kartawidjaja Putra, M.Sc., Manager of Nutrifood Research Center juga mempertegas manfaat kurma sebagai menu buka puasa. Menurutnya, kurma kaya serat dan rendah kalori.
"Berbuka dengan yang manis memang tidak salah, tapi pilih sumbernya yang sehat seperti kurma. Makan 2-3 butir kurma dan minum air putih. Kurma bisa menambah energi, kaya serat, dan rendah kalori," tuturnya dalam Virtual Gathering 2021 #NutriTalk, Jumat (9/4).
Manfaat kurma yang bisa menambah energi usai berpuasa seharian juga terbukti dalam penelitian International Journal of Food Sciences and Nutrition. Ini karena, kurma mengandung gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang dapat menambah stok energi dalam tubuh.
Berbuka puasa dengan makan kurma juga bermanfaat untuk daya tahan tubuh
Selain mampu mengembalikan energi dengan cepat, kurma juga kaya serat. Menurut studi World Journal of Gastroenterology, dapat membantu kelancaran kerja sistem pencernaan kita. Dengan begitu, masalah pencernaan yang kerap terjadi saat puasa pun bisa dihindari.
Terlebih, saat menjalankan puasa di tengah pandemi, kamu juga disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mampu menjaga daya tahan tubuh. Manfaat kesehatan ini juga terkandung dalam kurma, lho.
Menurut Journal of the American College of Nutrition tahun 2005, kurma kaya akan antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas penyebab berbagai penyakit. Adapula kandungan antioksidan tersebut antara lain flavonoid, karotenoid, dan asam fenolik.
Mengutip Food NDTV kurma juga terkandung beragam vitamin B; mulai dari B1, B2, B3, dan B5, serta vitamin A1 dan C. Ragam vitamin tersebut membuat kurma juga memiliki sifat imunoterapi.
Nah, jadi sudah tak ada alasan lagi, bukan untuk tidak berbuka dengan makan kurma?

