Mengintip Proses Pembuatan Cocktail di The Bird Southern Table and Bar

Singapura, dengan segala kecanggihan dan kemodernannya, menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dituju. Tak hanya dikenal dengan surga belanjanya, Negeri Singa ini juga menawarkan beragam kuliner nikmat yang layak untuk dicoba.
Menariknya, dengan latar belakang sebagai kota kosmopolitan, beragam jenis kuliner dari berbagai negara dapat dengan mudah ditemukan di sini. Apalagi, kehidupan orang Singapura yang identik dengan kemewahan seakan menjadi 'ladang subur' bagi restoran-restoran kelas atas.
Bukan itu saja, orang Singapura juga dikenal memiliki selera kuliner tinggi, dan menggemari sajian wine atau cocktail sebagai pelengkap santap makan mereka. Tak heran bila banyak restoran fine dining yang juga merangkap sebagai bar. Salah satu di antaranya adalah The Bird Southern Table and Bar yang berlokasi di Marina Bay Sands, Singapura.

The Bird sejatinya adalah restoran yang menyajikan berbagai hidangan khas Amerika Selatan dengan menu utama olahan ayam goreng. Di lokasi-lokasi sebelumnya, restoran ini lebih dikenal dengan nama Yardbird dan telah memiliki beberapa cabang di Las Vegas, Los Angeles, serta Miami.
Nah, selain menggunakan resep warisan keluarga dalam berbagai hidangan ayamnya, Yardbird juga dikenal dengan bar yang menyajikan berbagai minuman berkualitas tinggi. Dan tentunya, berbagai racikan minuman spesial turut dibawa ke cabang restoran terbarunya di Singapura.

Saat kumparanFOOD berkunjung ke The Bird Singapura, kami pun berkesempatan untuk menjajal dan melihat proses peracikan tiga menu cocktail terbaru mereka. Dipandu oleh seorang bartender bernama Arkhan, kami pun mengikuti 'kelas' singkat tentang pembuatan minuman cocktail berbasis gin and tonic.
"Gin and tonic dibuat di abad ke 17, oleh seorang dokter yang menemukan kina sebagai obat pencegah Malaria. Namun karena rasa kina yang sangat pahit, sang dokter pun mencampurnya bersama air, gula, jeruk nipis, dan gin. Begitulah kira-kira gin and tonic tercipta," ujar Arkhan sebelum mulai meracik minuman.
Seperti apa racikan cocktail spesial dari The Bird Singapura? Berikut ulasan lengkapnya:
1. Spanish gin and tonic

Cocktail pertama yang kami coba bernama Spanish gin and tonic. Minuman ini merupakan campuran gin dan tonik bercita rasa klasik, tanpa tambahan bahan-bahan lainnya. Menggunakan gin Larios yang berasal dari Spanyol, tangan Arkhan dengan cekatan mencampurkan gin dengan buah beri Juniper, lalu memindahkannya ke dalam gelas bermulut lebar, mirip seperti gelas wine.
"Gelas dengan mulut yang lebih lebar akan membuat suhu gin and tonic menjadi lebih dingin dan akan meningkatkan cita rasa serta aromanya," jelas Arkhan.
Selanjutnya, daun mint ditambahkan sebagai sentuhan garnish. Tak sampai di situ, beberapa bongkah es batu berwarna merah muda turut dicampurkan. Ternyata, es batu cantik tersebut terbuat dari jus semangka yang dibekukan.
Sebagai sentuhan terakhir, tak lupa dituangkan air tonik sebagai pelengkap minuman cocktail. Saat pertama disesap, sensasi fizzy seperti minuman soda begitu terasa, dengan rasa gin yang dominan. Namun, begitu semangkanya mencair, yang dominan justru rasa manis dari es batu semangka yang meleleh.
2. Tropical tonic

Cocktail kedua yang disajikan memiliki paduan bahan yang cukup menarik. Gin dan air tonik ini dikombinasikan bersama buah leci, sirup serai, serta air perasan jeruk nipis. Pertama-tama, gin dan sirup serai dicampurkan menggunakan gelas shaker. Penggunaan gelas shaker ini bertujuan untuk membuat keduanya tercampur rata, mengingat gin agak sulit dicampurkan bersama gula.
Setelahnya, campuran gin tersebut dipindahkan ke dalam gelas saji, dan diberi tambahan air tonik. Usai diaduk rata, batang serai dimasukkan ke dalam gelas sebagai garnish, beserta potongan jeruk nipis dan buah leci.
Dibandingkan dengan cocktail sebelumnya, tropical tonic terasa lebih kuat, dengan sentuhan rasa rempah serta aroma harum dari serai.
3. Tea time

Sesuai dengan namanya, menu ketiga dari rangakaian cocktail terbaru The Bird Singapura menggunakan campuran daun teh di dalamnya. Jenis tehnya sendiri adalah piccolo tea yang memiliki aroma buah-buahan. Daun teh tersebut diseduh hingga pekat, lalu dicampur dengan air dan gula. Air teh ini kemudian dipanaskan hingga kental dan konsistensinya berubah menjadi sirup.
Setelahnya, sirup teh dimasukkan ke dalam gelas shaker bersama dengan air perasan jeruk nipis dan gin hingga tercampur rata, dan dipindahkan ke dalam gelas. Tak lupa, buah beri juga ditambahkan sebagai garnish.
Dengan menggunakan campuran daun teh, aroma yang dihasilkan dari cocktail ini begitu harum. Rasa dari tehnya bahkan tak terasa sama sekali, hanya tercecap rasa manis dari sirup dan sedikit rasa rempah. Begitu pula dengan rasa gin-nya yang tak begitu kentara, membuat minuman ini hampir tak terasa seperti cocktail.
Berbagai racikan minuman cocktail tersebut juga bisa kamu nikmati bersama berbagai sajian brunch dan dessert ala Amerika Selatan di restoran The Bird Singapura. Tertarik berkunjung?
