Mengulik Peta Kuliner di Sepanjang Tol Trans Jawa (II)

Jika pada artikel sebelumnya kita sudah mengulik soal makanan khas yang bisa dinikmati mulai dari kota Cilegon sampai Salatiga yang termasuk dalam peta kuliner Tol Trans Jawa, kali ini perjalanan kuliner kembali dilanjutkan. Peta kuliner ini akan membahas sejumlah sajian daerah mulai dari Solo dan akan berakhir di Banyuwangi.
Bagaimana sudah penasaran dengan daftar kuliner mana yang bisa kamu nikmati? Yuk, simak selengkapnya berikut ini:
Solo

Memasuki Jawa Tengah, sayang rasanya jika melewatkan sejumlah makanan khas di daerah Solo. Apa saja sih? Nah, di kota terbesar ketiga di pulau Jawa ini kamu bisa menemukan Sate Kambing Pak Manto. Di rumah makan ini kamu bisa menikmati sajian favoritnya yaitu sate buntel dan tengkleg kambing. Selain itu, pastinya ada sate kambing, nasi goreng kambing, dan tongseng. Sementara, sup timlo juga tak kalah khasnya dengan isian soun, potongan sosis solo, suwiran daging ayam, wortel, dan telur kecap.
Ngawi

Selanjutnya kita akan masuk ke Kabupaten Ngawi yang terletak di bagian barat Provinsi Jawa Timur dan berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah. Makanan khas Ngawi yang pertama bisa kamu cicipi adalah Tepo Tahu Mbah Nem.
Makanan ini terdiri dari tepo--sejenis lontong namun lebih lembut, dan campuran tahu telur dengan kuah asam manis yang terbuat dari kecap, air asam jawa serta bumbu khas. Ada juga, Nasi Pecel Lethok Mbah Jan yang pernah dinobatkan sebagai kuliner terfavorit khas Ngawi.
Kertosono

Jika sudah sampai di Kecamatan Kertosono jangan lupa untuk menikmati seporsi nasi becek yang mirip nasi gulai dengan kuah santan kuning dan dilengkapi potongan daging. Selain itu, ada juga Mie Jawa Pak Tomie yang bercita rasa khas karena dimasak menggunakan arang serta Mie Pangsit Ceker Lobada.
Mojokerto

Terletak 50 kilometer dari Surabaya, Mojokerto memiliki sederet kuliner yang tak kalah lezat. Mulai dari Warung Cak Muk yang menyediakan beraneka macam menu yaitu tempe penyet, bebek goreng, ayam goreng, mujair, gurame, bandeng presto, lalapan, lele, dan tahu gejrot. Hingga nasi pecel dengan sayuran segar dan soto daging kuah kuning.
Surabaya

Ibukota dari Provinsi Jawa Timur ini merupakan salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia. Di kota multi etnis ini kamu bisa menemukan salah satu makanan khas yang bukan hanya terkenal di kota asalnya namun juga hampir ke seluruh Indonesia.
Rawon merupakan sajian kuah yang khas dengan bumbu kluweknya. Tempat makan rawon yang terkenal yakni Rawon Kalkulator. Daging untuk rawon umumnya menggunakan daging sapi yang dipotong kecil-kecil, utamanya adalah bagian sandung lamur.
Pasuruan

Peta kuliner berlanjut ke Pasuruan. Berjarak 60 kilometer dari Surabaya, di kota ini ada makanan bernama nasi punel yang merupakan makanan khas dari Kota Bangil, Pasuruan. Nasi ini bertekstur lembut dan agak menggumpal. Umumnya makanan ini disajikan di atas piring yang beralaskan daun pisang.
Malang

Nah, tiba di Malang belum lengkap rasanya jika tidak menikmatis separsi bakso komplit malang yang salah satu tempat makan terkenalnya adalah Bakso President. Selain itu, ada tahu lontong lonceng dengan isian tahu telur, lontong atau nasi, kecambah, bumbu kacang, acar, koya kelapa, petis dan lumuran kecap.
Probolinggo

Kota Probolinggo memiliki banyak destinasi kuliner yang bisa kamu kunjungi saat liburan. Coba saja Bakso Eddy yang khas dengan bakso urat berbentuk segitiganya lalu dilengkapi ati, telur, tahu isi dan bakwan goreng. Makanan ini semakin nikmat dengan siraman kuah bening yang aromanya semerbak.
Situbondo

Daerah pesisir utara Pulau Jawa ini memiliki nasi sodu yang merupakan nasi dengan kuah gulai lawuh yang dicampur sayur-sayuran seperti kacang panjang, wortel dan buncis. Dengan lauk ikan tongkol yang dimasak bumbu merah dan tidak lupa cengek alias sambal terasi taoge. Terdapat juga, lele bakar yang gurih dan semakin nikmat jika dimakan bersama sambal. Uniknya, lele ini dibudidayakan secara organik.
Banyuwangi

Perjalanan kuliner di Tol Trans Jawa ini akan berakhir di Banyuwangi. Ya, Banyuwangi memiliki sego cawuk yang merupakan hidangan nasi bercampur kuah yang terbuat dari parutan kelapa muda, jagung muda bakar dan dicampur dengan timun serta dibumbui cabai, bawang merah, bawang putih serta sedikit asam sehingga rasanya pedas segar.
Kamu juga bisa mencoba juga rujak soto yang terdiri dari rujak sayur dengan kuah soto dan dilengkapi potongan daging sapi atau jeroan. Jangan ketinggalan juga menikmati nasi tempong yang khas dengan sambal pedasnya yang menampar di lidah.
