Kumparan Logo

Perkuat Otot hingga Cegah Hipertensi, Manfaat Konsumsi Cokelat Putih

kumparanFOODverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Cokelat putih kaya antioksidan dan kalsium. (Foto: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Cokelat putih kaya antioksidan dan kalsium. (Foto: Pexels)

Selain cokelat hitam, salah satu jenis cokelat yang menjadi favorit banyak orang adalah white chocolate atau cokelat putih. Berbeda dengan cokelat hitam, cokelat yang terbuat dari cacao butter, gula, dan susu ini memiliki warna putih gading dan bercitarasa lebih manis.

Rasanya yang lebih manis dari cokelat hitam membuat cokelat ini sering digunakan sebagai campuran beragam kudapan, seperti kue, permen, es krim, hingga beragam minuman kekinian.

Meski penampilannya sangat berbeda dengan cokelat hitam, cokelat yang bertekstur lebih rapuh ini juga memiliki kandungan gizi yang tidak kalah dari cokelat jenis lainnya. Perpaduan cocoa dan susu membuat cokelat putih kaya akan manfaat bagi kesehatan.

Dilansir Boldsky, beberapa manfaat dapat diperoleh jika rutin mengkonsumsi sepotong cokelat putih secara teratur. Apa saja?

1. Memperkuat Otot dan Tulang

Cokelat putih baik untuk kesehatan tulang (Foto: thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Cokelat putih baik untuk kesehatan tulang (Foto: thinkstock)

Salah satu komponen pembentuk cokelat putih, yaitu susu membuat makanan bercitarasa manis ini kaya akan kandungan kalsium. Dalam 100 gram cokelat saja, terdapat sebanyak 169 miligram kalsium yang sangat baik bagi perkembangan tubuh, terutama anak-anak di masa pertumbuhan.

Kalsium berfungsi sebagai penguat tulang dan gigi, sehingga lebih padat dan tidak mudah terserang osteoporosis di kemudian hari. Selain itu, kandungannya juga baik untuk membantu fungsi kerja jantung, otot, dan saraf.

2. Kaya Antioksidan

Seperti jenis cokelat lainnya yang terbuat dari buah cacao, cokelat putih juga kaya akan kandungan antioksidan jenis flavonoid. Makanan dengan antioksidan tinggi diketahui memiliki segudang manfaat, di antaranya menghalau radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh, meningkatkan kerja jantung, serta mengontrol tekanan darah agar tetap stabil.

3. Mencegah Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh tekanan darah yang meningkat di sekitar dinding arteri. Jika tidak ditangani segera, penyakit yang sering menyerang orang berusia lanjut ini dapat berujung pada stroke, bahkan kerusakan jantung.

Untuk mencegah hipertensi, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan konsumsi cokelat putih. Kandungan linoleic acid yang terdapat didalamnya dapat meningkatkan kinerja jantung untuk memompa darah, sehingga aliran darah lebih lancar.

4. Mengontrol Kolesterol

Cokelat putih meningkatkan kemampuan berpikir (Foto: thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Cokelat putih meningkatkan kemampuan berpikir (Foto: thinkstock)

Konsumsi cokelat putih secara teratur dalam takaran yang tepat efektif untuk menghilangkan kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Kolesterol baik ini dapat meningkatkan kinerja jantung, sehingga risiko terkena gangguan jantung dapat dihindari.

Selain itu, vitamin yang terkandung pada makanan dapat terserap baik jika dibarengi dengan konsumsi cokelat putih.

5. Mencegah Asam Urat

Asam urat adalah sejenis radang sendi, yang disebabkan oleh adanya pengendapan kristal asam urat pada sendi sehingga menimbulkan nyeri tak tertahankan.

Kandungan antioksidan pada cokelat putih selain membantu kerja jantung, ternyata juga memiliki kemampuan untuk memecah molekul asam urat yang telah menumpuk di persendian.

6. Menurunkan Risiko Kanker Payudara

Cokelat putih kaya antioksidan dan kalsium. (Foto: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Cokelat putih kaya antioksidan dan kalsium. (Foto: Pexels)

Sebuah penelitian menyatakan, bahwa konsumsi cokelat putih secara teratur dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara pada wanita.

Hal ini karena adanya polifenol di dalam cokelat putih yang bertindak sebagai antioksidan. Polifenol ini berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel-sel kanker ganas terutama pada payudara.

7. Meningkatkan Kualitas Tidur

Sering merasa kesulitan dan gelisah saat tidur di malam hari? Jika iya, salah satu solusi untuk menanganinya adalah dengan menyantap cokelat putih.

Diketahui bahwa cokelat putih tinggi akan kandungan dopamin yang fungsinya mirip obat bius, karena membuat otak lebih rileks dan tenang. Kadar dopamin yang tinggi juga dapat menurunkan risiko terkena skizofrenia atau gangguan proses berfikir, serta parkinson yaitu gangguan fungsi saraf yang mempengaruhi gerakan.

8. Mengatasi Gangguan Makan

Gangguan makan jika tidak ditangani secara cepat dapat menyebabkan tubuh kekurangan gizi yang akan mempengaruhi kinerja organ-organ vital. Untuk mencegah gangguan makan, menyantap sepotong cokelat putih sebagai pencuci mulut dapat menjadi solusi efektif. Rasa manis yang tertinggal di mulut dapat menjadi terapi untuk menghilangkan gangguan makan yang buruk.

9. Meningkatkan Kemampuan Berfikir

Cokelat putih mengontrol kolesterol (Foto: thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Cokelat putih mengontrol kolesterol (Foto: thinkstock)

Flavonoid yang terkandung di dalam cokelat putih berfungsi untuk meningkatkan aliran darah yang akan disalurkan ke dalam bagian-bagian penting di otak. Aliran darah yang lancar di otak akan memaksimalkan pembentukan memori, terutama memori jangka panjang. Sehingga akan menurunkan risiko demensia atau pikun pada orang berusia lanjut.

10. Meningkatkan Rasa Bahagia

Seperti cokelat hitam, cokelat putih juga cocok disantap untuk meningkatkan mood ketika sedang stress. Kandungan pada cokelat putih akan meningkatkan hormon endorfin, sehingga pikiran menjadi lebih tenang dan nyaman. Hormon endorfin ini juga berfungsi untuk meningkatkan energi serta merangsang kekebalan imun, sehingga tubuh tidak akan mudah terserang penyakit.