Restoran Padang di Singapura Ini Sukses Berjualan Sejak 2002

4 Januari 2024 9:19 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Aneka masakan di restoran Padang, Chopstix and Rice Singapura. Foto: Instagram/@chopstixandricesg
zoom-in-whitePerbesar
Aneka masakan di restoran Padang, Chopstix and Rice Singapura. Foto: Instagram/@chopstixandricesg
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Restoran Padang bernama Chopstix & Rice merupakan salah satu pemain bisnis kuliner masakan Indonesia yang sukses di Singapura. Bahkan, restoran ini sudah ada sejak 2002.
ADVERTISEMENT
Mengutip Mothership SG, perempuan asli Indonesia-Tionghoa, Loij Saak Chem adalah pemilik merek restoran khas masakan Padang tersebut.
Dituliskan dalam website resmi Chopstix & Rice, perempuan yang akrab disapa Madam Loij itu, memiliki kecintaan terhadap dunia dapur dan masakan Indonesia. Dia juga meracik dan meramu sendiri resep-resep masakannya.
Kelezatan masakan Madam Loij bahkan sudah menjadi favorit beberapa selebriti di Negeri Singa, seperti Fann Wong dan Chen Hanwei.
Aneka masakan di restoran Padang, Chopstix and Rice Singapura. Foto: Instagram/@chopstixandricesg
Perjalanan Loij dalam mengembang bisnis restoran Padangnya tidak selalu mulus. Ada saja cabang yang harus buka-tutup. Pada 2022 dia juga menjual merek bisnis restoran nasi Padang ini kepada Neo Group. Kendati Loij masih menjalankan operasional restoran, sementara Neo Group berperan sebagai pemasok dan membantu memasarkan.
ADVERTISEMENT
Kemudian, tahun lalu pada bulan Juni, lantaran beberapa permasalahan yang terjadi di tempat salah satu cabang resto berada, yakni Orchard Towers, Loij memutuskan untuk menutup dan merelokasi restorannya ke Suntec City.

Restoran Padang dengan Tampilan dan Lokasi Baru

Aneka masakan di restoran Padang, Chopstix and Rice Singapura. Foto: Instagram/@chopstixandricesg
Gerai baru di Suntec City berada di lantai basement 1 tower 4. Restoran ini tampil tidak seperti restoran masakan Padang di Indonesia, yang biasanya berkonsep rumahan. Melainkan, restorannya tampil modern dan kekinian.
Dengan desain eklektik, menu digital, dan kios pembayaran bak swalayan, Chopstix & Rice di Suntec kini menjadi versi yang lebih sederhana dari sebelumnya, mungkin untuk menarik kelompok klien yang lebih muda.
Sayangnya, harga menu makanan di tempat baru ini mengalami kenaikan. Loij mengatakan kepada 8 Days, kenaikan harga makanan terjadi karena adanya perhitungan inflasi harga bahan mentah dan biaya sewa di gedung tersebut.
Aneka masakan di restoran Padang, Chopstix and Rice Singapura. Foto: Instagram/@chopstixandricesg
Bahkan, dia juga terpaksa menghilangkan 12 jenis menu makan siang, dan 20 hingga 30 pilihan menu favorit untuk makan malam. Namun dia mengaku tak menutup kemungkinan akan menghadirkan kembali menu makanan favorit pelanggannya itu.
ADVERTISEMENT
Namun beberapa menu makanan khas Padang yang menjadi ciri khas masih dihadirkan. Seperti rendang ayam/sapi/seafood, sayuran/telur/ayam balado, sambal cabai hijau, perkedel, sampai sayur lodeh, dan nasi kuning pun masih ada.
Soal harga, set menu makanan Chopstix & Rice kini dibanderol sekitar 9,9-15,9 dolar Singapura atau sekitar Rp 116-186 ribu. Mereka juga mengeklaim bahwa restoran ini menyajikan makanan halal.