Rilis Minuman Unicorn Frappucino, Barista Starbucks Kesal dan Mengeluh

Belum lama ini media sosial tengah dihebohkan dengan kehadiran minuman teranyar dari Starbucks. Seolah mengikuti tren yang tengah berkembang saat ini, gerai minuman asal Amerika itu turut merilis minuman bertema unicorn yang diberi nama Unicorn Frappucino.
Beberapa gerai Starbucks di Toronto, Virginia dan Vancouver telah menjual minuman dengan warna-warni pastel yang menggemaskan ini. Tapi sayangnya, minuman yang menuai kepopuleran itu kurang disenangi oleh para barista, orang yang meracik minuman tersebut.
Baca Juga: Unicorn Frappucino, Kejutan Manis dari Starbucks
Dilansir Reuters, banyak komplain yang dituliskan oleh barista Starbucks setempat. Karena terlalu laris dan tengah digandrungi, banyak orang yang sengaja datang ke Starbucks untuk memesan Unicorn Frappuccino saja, sedangkan minuman yang lain ditinggalkan.
Para barista tersebut bahkan menyebut minuman itu 'Frap from Hell' atau frappucino dari neraka. Beberapa barista lainnya bercerita tentang bahan-bahan yang selalu habis saat akan membuat minuman itu.
Pada situs forum Reddit Inc, barista lainnya mengunggah foto 56 gelas Unicorn Frappuccinos yang dipesan oleh satu orang yang sama.
Seorang barista bernama Braden Burson mengunggah postingan di Twitter beberapa jam setelah minuman tersebut dirilis. Ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah stres seperti ini selama hidupnya.
"Aku tidak pernah membuat Frappuccino sebanyak ini selama hidupku. Tanganku lengket, semua menempel di rambut dan hidungku," tutur Braden dalam videonya di Twitter. Sayangnya video tersebut telah dihapus.
"Sebagai barista, ketahuilah setiap kamu meminta itu (Unicorn Frappuccino) kepadaku, setengah bagian tubuhku telah mati," kata Tina Lee, barista lainnya dari Floria, Miami.
Saat ditanya tentang hal tersebut, pihak Starbucks mengatakan bahwa mereka melihat hadirnya minuman tersebut sebagai sesuai yang positif dan menguntungkan, baik bagi pelanggan dan karyawan.
Minuman fenomenal ini hanya akan tersedia hingga Minggu besok dan belum dijadwalkan untuk masuk ke Starbucks Indonesia. Apa pendapatmu mengenai hal ini?
