Riset: Makan Sedikit Lebih Ampuh Turunkan Berat Badan daripada Puasa

31 Januari 2023 9:09
·
waktu baca 2 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi makan sedikit. Foto: Tikhonova Yana/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Mulai dari berolahraga hingga berpuasa, banyak cara yang telah orang lakukan untuk menurunkan berat badan. Namun, dari sekian banyaknya cara tersebut, manakah yang lebih ampuh untuk mencapai target berat badan ideal?
ADVERTISEMENT
Mengutip Eat This, dalam mendapatkan berat badan yang ideal ternyata bukanlah proses yang mudah. Tak jarang, beberapa orang mengalami frustrasi atau begitu bangga ketika mengalami penurunan berat badan meskipun hanya sedikit.
Namun, baru-baru ini sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association tahun 2023, menunjukkan bahwa terdapat cara yang ampuh untuk mendapatkan berat badan ideal, yaitu dengan makan lebih sedikit.
Bahkan, menurut penelitian ini makan sedikit lebih ampuh untuk menurunkan berat badan daripada melakukan puasa. Seperti yang diketahui, belakangan puasa intermiten menjadi tren di tengah masyarakat yang ingin menurunkan atau mendapatkan berat badan ideal.

Bagaimana penelitian ini membuktikan makan sedikit lebih ampuh daripada puasa untuk menurunkan berat badan?

Ilustrasi perempuan menolak makan karena mau menurunkan berat badan. Foto: Shutterstock
Dalam studi terbaru ini, menyoroti hubungan antara perubahan berat badan dengan jangka waktu dari makan pertama seseorang hingga yang terakhir. Hampir 550 orang dewasa berusia 18 tahun ke atas menjadi peserta dengan indeks massa tubuh rata-rata (BMI), adalah 30,8 yang dianggap obesitas, menurut ScienceDaily.
ADVERTISEMENT
Peserta studi kemudian diteliti waktu makan, tidur, serta jam bangun mereka selama 24 jam. Hasilnya, penelitian yang berlangsung selama enam tahun ini mencatat bahwa pengaturan waktu makan atau berpuasa tidak terkait dengan perubahan berat badan.
Sementara itu, jumlah makanan harian yang lebih besar antara 500 hingga 1.000 kalori dikaitkan dengan kenaikan berat badan para peserta. Sedangkan, peserta lain yang mengonsumsi lebih sedikit makanan dengan perkiraan kurang dari 500 kalori sehari, menunjukkan penurunan berat badan.
Penelitian tersebut telah membuktikan bahwa makan sedikit lebih ampuh untuk menurunkan berat badan daripada melakukan puasa. Kendati demikian, karena kondisi tubuh seseorang berbeda-beda, maka untuk mendapatkan penurunan berat badan yang sehat dan diidam-idamkan, maka dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli diet, ya.
ADVERTISEMENT
Penulis: Riad Nur Hikmah
***
Dapatkan informasi paling trending dan terpercaya seputar entertainment, bola & sport, tekno & sains, dan otomotif setiap saat hanya di kumparanPLAY! Klik di sini.