Kumparan Logo

Roi Et, Restoran Spesialisasi Sashimi ala Thailand yang Segar dan Autentik

kumparanFOODverified-green

Ā·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aneka makanan di restoran khas Thailand Roi Et, Pondok Pinang, Jakarta. Foto: Azalia Amadea/Kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aneka makanan di restoran khas Thailand Roi Et, Pondok Pinang, Jakarta. Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Bukan hanya Jepang, masyarakat Thailand juga menyukai sashimi atau raw seafood. Hanya saja yang membedakan adalah saus cocolan atau dipping khas Thailand yang terkenal lebih kaya rasa asam, pedas, gurih, dan sedikit manis.

Kalau kamu penasaran dan pengin mencoba sashimi ala Thailand yang rasanya bold, autentik, dan segar, kumparanFOOD merekomendasikan kamu untuk menyambangi Roi Et by doudou di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Sandra sang pemilik, menceritakan kepada kumparan bagaimana dia sungguh-sungguh menyelami masakan Thailand saat pengin membuka restoran ini. Perempuan berusia 60 tahunan itu, berguru langsung dengan juru masak di Negeri Gajah.

"Saya belajar langsung masakan Thailand di sana, belajarnya enggak lama, tapi dengan guru chef saya sudah kenal lama hampir mungkin 30 tahun," kisahnya saat kumparan sambangi di restorannya, Jumat (9/1).

Sandra, pemilik restoran khas Thailand Roi Et Jakarta. Foto: Azalia Amadea/Kumparan

"Jadi biasanya dia gini, kalau dia ada makanan baru, dia akan panggil saya 'kamu cobain, kalau kata kamu enak, saya keluarin', katanya. Menurut dia, cita rasa saya bagus, dan saya memang suka kulineran," tambahnya.

Sandra juga melihat bagaimana selera masyarakat Thailand dan Indonesia sama. Sama-sama suka masakan bercita rasa asam, pedas, manis dengan bumbu yang kuat.

"Kenapa masakan Thailand? saya melihat orang Indonesia identik suka dengan makanan yang asam, pedas, creamy-nya ada, semuanya ada, tuh dimasakan Thailand. Wangi aromatiknya ada, untuk orang Indonesia itu, kan, rempah bukan makanan yang asing. Terus orang Indonesia itu, kan yang dicari makanan nasi beserta lauknya," tutur Sandra.

Aneka makanan di restoran khas Thailand Roi Et, Pondok Pinang, Jakarta. Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Sandra sendiri menyuguhkan masakan Thailand dengan kunci rasa yang bold. Dia juga menyajikan masakan Thailand dengan dipping sauce yang fresh dan sangat memperhatikan proses dari setiap penyajian makanannya.

"Kita itu benar benar mempertahankan fresh-nya, lalu dipping-nya kita buat dari bahan-bahan segar semua dan premium sampai ke cabai, kayak wansui (daun ketumbar) itu saya ambil yang fresh setiap hari. Kita simpan bahan seafood kita di freezer -24, kita menyajikan makanan raw ini sangat higienis jangan sampai nanti (tamu) terkontaminasi," ujarnya.

Sisi perfeksionis Sandra di sini terlihat dari pengambilan bahan-bahan makanan untuk restorannya. Dia sangat menjaga konsistensi rasa hingga kualitas kesegaran dari setiap seafood yang ia gunakan.

Aneka makanan di restoran khas Thailand Roi Et, Pondok Pinang, Jakarta. Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Untuk mempertahankan setiap cita rasa masakannya, Sandra sendiri konsisten menggunakan resep sesuai gramasi formula yang sudah dibuatnya. Hanya saja terkadang tidak semua bahan sesuai dengan standarnya. Kesulitan-kesulitan seperti ini, menurutnya harus cepat diadaptasi guna mempertahankan rasa masakan yang segar setiap hari.

Meskipun begitu, Sandra mengaku masih menggunakan beberapa bahan lokal. Karena menurutnya, bahan lokal seperti cabai, jeruk, santan, dan lainnya di Indonesia sudah berkualitas baik. Bahkan, terasi dalam racikan tom yum-nya menggunakan terasi lokal.

Sandra: "Kunci Masakan Thailand Harus Pedas, Asam, Manis"

Aneka makanan di restoran khas Thailand Roi Et, Pondok Pinang, Jakarta. Foto: Azalia Amadea/Kumparan

kumparanFOOD sendiri mendapat kesempatan untuk mencoba beberapa hidangan jagoan Sandra. Kami disuguhkan mulai dari Thai fresh oysters, Thai style prawn sashimi, hingga spicy marinated raw crab yang menggunakan kepiting Papua.

Saat kami mencoba, lidah saya yang cukup sensitif dengan rasa amis hidangan laut terutama yang masih mentah, benar-benar dimanjakan dengan kesegaran setiap hidangan raw seafood di Roi Et. Tidak ada rasa amis sama sekali, yang ada hanya rasa manis khas dari setiap seafood mentahnya. Bahkan saya bisa makan setengah porsi Thai style prawn sashimi-nya.

Aneka makanan di restoran khas Thailand Roi Et, Pondok Pinang, Jakarta. Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Setiap raw seafood di sini dihidangkan dengan dipping khas Thailand seperti yang Sandra sebutkan sebelumnya. Saus dengan rasa asam, pedas yang bold dengan sedikit rasa manis dan gurih, berpadu dengan kesegaran serta aromatik daun ketumbar yang membuat aneka seafood mentahnya jadi tidak amis.

Daging setiap seafood mentahnya juga bersih. Teksturnya masih terasa lembut, dengan sedikit kenyal, dan lumer di mulut. Terutama pada hidangan spicy marinated raw crab yang daging kepitingnya masih terasa manis.

Oyster di Roi Et ini juga juara! Tidak ada aroma laut khas, bahkan ketika saat saya mengunyah pun tidak amis sama sekali.

Selain aneka sashimi ala Thailand, kami juga dihidangkan tom yum talay yang berisi udang besar-besar, potongan cumi-cumi kenyal tapi tidak alot, aneka jamur, dan fishball. Cita rasa kuah tom yum-nya benar-benar bold; sangat terasa asam, pedas, manis, gurih, dan creamy!

Aneka makanan di restoran khas Thailand Roi Et, Pondok Pinang, Jakarta. Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Selain tom yum, saya juga mencoba menu daging sapi jagoan di sini, yakni spicy Thai beef bone soup. Sup iga ala Thailand ini juga disuguhkan dengan kuah kaldu sapi namun berbumbu asam-pedas khas Thailand.

Sebagai penutup, saya juga mencoba Thai tea-nya. Rasa Thai tea di sini mirip dengan di Thailand, creamy, harum tehnya berasa, ada hint caramel dan smoky yang khas, serta tidak terlalu manis. Menyegarkan sekali!

embed from external kumparan

Wah, sekarang saya jadi tahu, kalau rindu masakan Thailand yang autentik, saya tinggal mengunjungi Roi Et tanpa ragu. Kamu tertarik mencoba jugakah?

Roi Et

Alamat: Segitiga Social Hub, Pondok Pinang, Jl. Gedung Hijau Raya No.294, Kota Jakarta Selatan, 12310.

Jam buka: 11.00-20.30 WIB.