Kumparan Logo

Starbucks Indonesia Donasikan 4.000 Masker Upcycling kepada Petani Kopi Lokal

kumparanFOODverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Starbucks Indonesia mendonasikan masker ke petani kopi lokal Foto: dok.Starbucks
zoom-in-whitePerbesar
Starbucks Indonesia mendonasikan masker ke petani kopi lokal Foto: dok.Starbucks

Sejak tahun 2018 Starbucks telah memiliki program kampanye art in a cup yang dilakukan dengan membagikan donasi berupa 100 ribu benih kopi. Kali ini, melalui program bertajuk 'Melewati Cakrawala' perusahaan kopi asal Amerika Serikat tersebut mendonasikan lebih dari 4.000 masker kepada petani kopi lokal.

Masker tersebut dibuat oleh karyawan Starbucks di Indonesia dari bahan seragam kampanye yang dimanfaatkan ulang, atau istilahnya upcycling. Masker Starbucks telah dibagikan dalam dua tahap; tahap pertama mendonasikan 1.500 masker kepada petani kopi lokal di Sumatera, dan kedua akan berfokus di daerah Bali.

"Gerakan ‘Melewati Cakrawala’ merupakan wujud dukungan kepada masyarakat yang berjuang menuju kondisi yang lebih baik sepanjang situasi pandemi, dan kita perlu tetap mendukung para petani kopi yang menjadi alasan keberadaan kita saat ini. Partner (karyawan) kami memprakarsai gagasan untuk memanfaatkan seragam Starbucks terdahulu untuk menjadi sebuah masker buatan tangan yang dapat dibuat secara personal," jelas Anthony Cottan, direktur PT Sari Coffee Indonesia, dikutip dari rilis yang kumparan terima, (15/6).

Starbucks Indonesia mendonasikan masker ke petani kopi lokal Foto: dok.Starbucks

Setiap gerai berkontribusi menyumbangkan setidaknya 10 buah masker kain buatan tangan para karyawan. Sementara saat ini total gerai Starbucks di Indonesia ada sekitar 450, sehingga jumlahnya bisa mencapai 4.000 lebih masker.

Donasi masker tahap pertama di Sumatera telah diantarkan langsung oleh partner (sebutan untuk karyawan Starbucks) yang telah bergabung dengan perusahaan selama 16 tahun, yakni Andrea Siahaan, senior general manager, public relations and communications, PT Sari Coffee Indonesia.

Mewakili kelompok tani lainnya yaitu Armin Ginting, kepala kelompok tani Sinergi Fajar Harapan mengatakan, di tengah masa sulit ini ada saja bantuan untuk petani yang kerap datang. Terlebih masker yang merupakan barang bermanfaat dan wajib dikenakan selama masa pandemi.

Starbucks Indonesia mendonasikan masker ke petani kopi lokal Foto: dok.Starbucks

"Saya sangat tersentuh dan bahagia karena meski di tengah masa sulit ini, teman-teman kita dari Starbucks Indonesia masih mengingat dan mengkontribusikan sesuatu yang bermakna bagi kami, petani kopi,” ungkap Armin.

Pembagian masker ini juga sebagai wujud Starbucks untuk melakukan arahan sesuai peraturan pemerintah, yang juga merekomendasikan semua orang guna menggunakan masker sebagai pelindung diri.

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.