Surga Baru bagi Pencinta Cokelat, Mampirlah ke Restoran di Kawasan Menteng Ini

3 November 2022 12:12
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Aneka dessert ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aneka dessert ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
ADVERTISEMENT
Bagi para pencinta cokelat, kini kamu bisa menyaksikan secara langsung proses pembuatan makanan manis ini sambil bersantap aneka hidangan. Restoran yang berlokasi di Menteng ini bisa menjadi salah bisa satu rekomendasi tempat makan untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.
ADVERTISEMENT
Restoran di kawasan Menteng, Jakarta Pusat ini menghadirkan pengalaman bersantap baru dengan menjadikan cokelat sebagai bintang utamanya. Richie Pratadaja selaku pendiri bisnis sekaligus chocolatier asal Indonesia menawarkan pengalaman baru dalam bersantap cokelat.
Berpengalaman selama 11 tahun bekerja dalam dunia kuliner di Amerika Serikat, Richie merasakan keterbatasan dirinya untuk menciptakan suatu rasa yang baru di luar negeri. Nama Crio sendiri berasal dari bahasa Portugis yang artinya “untuk menciptakan”. Maksudnya adalah, dia ingin menciptakan sajian cokelat yang memikat dari keahlian yang dimilikinya.
“Kalau dulu saya bekerja di luar negeri saat saya ingin membuat rasa baru itu ada limitnya yang mana tidak diizinkan. Di Crio ini, saya ingin semua orang di sini bebas berkreasi membuat apa saja sesuai quality dan standar,” kata chef Richie dalam Crio Media Gathering di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/11).
Pembuatan cokelat oleh Richie Pratadaja dalam Crio Media Gathering, Rabu (2/11/2022). Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pembuatan cokelat oleh Richie Pratadaja dalam Crio Media Gathering, Rabu (2/11/2022). Foto: Monika Febriana/kumparan
Sebagai ahli cokelat, Richie membagikan keahliannya dalam menyajikan aneka kreasi makanan manis ini; seperti cokelat batangan, permen cokelat, hingga bonbon. Restoran ini juga menggunakan bahan lokal dalam mengkreasikan cokelat, salah satunya adalah kluwak.
ADVERTISEMENT
Tim kumparanFOOD berkesempatan mencicipi rangkaian cokelat bonbon milik restoran ini. Terdapat empat jenis cokelat bonbon yang disajikan dan memiliki cita rasa yang berbeda-beda. Richie menyarankan untuk makan cokelat sesuai dengan urutan supaya menghasilkan rasa yang nikmat di mulut.

Sajikan cokelat aneka varian nan lumer hingga savory food

Cokelat bonbon ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Cokelat bonbon ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
Pertama, housemade caramel; yaitu cokelat bonbon berwarna ungu dengan isian karamel lembut di dalamnya. Cokelat susu dilapisi cangkang yang renyah di luar. Namun saat digigit, saus karamel yang manis langsung lumer di dalam mulut.
Selanjutnya untuk menu kedua yaitu ivy, dihadirkan untuk menetralisir rasa cokelat sebelumnya. Cokelat berwarna hijau ini memiliki rasa lebih ringan dan segar dari paduan yuju ganache serta rosella gel. Selain itu, rasa unik dari kluwak muncul di akhir dengan menghadirkan sedikit rasa pahit namun tetap nikmat.
Dessert mattina ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dessert mattina ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
Kemudian, varian ketiga ialah coquito, cokelat dengan warna merah ini sebenarnya menu spesial yang akan dirilis saat Natal mendatang. Cokelat bonbon memiliki cita rasa yang kuat dari isiannya; yaitu coconut infused rum.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Terakhir, ada crio bar yang berbeda dari menu sebelumnya. Cokelat berbentuk panjang ini memiliki tekstur yang manis dan agak berat seperti varian pertama, serta lapisan wafer di bagian bawahnya yang cocok dimakan terakhir.
Aneka cokelat bonbon ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aneka cokelat bonbon ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
Tidak hanya cokelat, restoran baru ini juga menghadirkan berbagai savory food yang tidak kalah spesial. Dua hidangan spesial yang mencuri perhatian adalah octopus dan mac and cheese. Untuk hidangan savory pertama yaitu octopus, tentakel gurita dibakar hingga lembut yang disajikan dengan saus paprika merah.
Uniknya, hidangan ini memiliki compressed yellow watermelon yang segar. Sehingga saat dimakan bersamaan rasa gurih, pedas, dan segar berpadu menjadi satu kesatuan yang nikmat.
Selanjutnya adalah mac and cheese. Berbeda dari biasanya, makanan khas Italia ini dimasak dengan kematangan al dente, dan disajikan dengan menggunakan potongan lobster yang lembut serta irisan daging nan gurih. Terlebih ada truffle yang memperkaya rasa umami dari hidangan ini.
Hidangan octopus ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Hidangan octopus ala Crio. Foto: Monika Febriana/kumparan
Selain bersantap, kamu juga bisa melihat langsung proses pembuatan cokelat melalui kaca yang terhubung langsung ke dalam dapur. Cokelat mereka buat langsung oleh koki ahli dan bukannya cokelat yang berasal dari pabrik. Kamu bisa melihat para koki membuat cokelat mulai dari proses pengadukan, pencetakan, pendinginan, hingga disajikan ke meja pesanan.
ADVERTISEMENT
Restoran CRIO dapat menampung 125 tamu di area makan utama, bar, serta dua ruang privat miliknya. Ruang semi VIP berkapasitas 18 orang, sedangkan ruang vip yang dilengkapi dengan papan interaktif berukuran 65 inci dapat menampung hingga 20 tamu. Soal harga makanan mulai dari Rp 55 ribu untuk savory food serta Rp 25 ribu untuk aneka cokelat dan dessert.
Restoran Crio di Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Monika Febriana/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Restoran Crio di Menteng, Jakarta Pusat. Foto: Monika Febriana/kumparan
Crio
Alamat: Jl. Teuku Cik Ditiro No.43, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10310
Jam buka: 7.00-22.00 WIB
Reporter: Monika Febriana
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020