Kumparan Logo

Tips Agar Berat Badan Tetap Stabil Usai Perayaan Tahun Baru

kumparanFOODverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pesta Tahun Baru (Foto: Unsplash)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pesta Tahun Baru (Foto: Unsplash)

Sudah punya rencana untuk merayakan Tahun Baru? Momen pergantian tahun ini kerap dirayakan dengan pesta nan meriah bersama keluarga, teman, maupun pasangan. Hampir sama seperti pesta perayaan pada umumnya, berbagai hidangan lezat pun tersaji untuk dinikmati selagi menunggu tahun berganti.

Tak jarang, aneka sajian nikmat tersebut membuat kita tak bisa menahan diri dari godaan untuk menyantapnya habis-habisan. Suasana pesta yang meriah memang membuat kita cenderung menyantap lebih banyak makanan, apalagi bila tengah merayakan momen spesial.

Namun, bila terlalu kalap, yang akan terjadi justru berat badan kita melonjak tinggi usai perayaan Tahun Baru. Niat hati ingin membuat resolusi untuk diet, tapi malah sudah gagal di awal.

Tenang saja, kamu tetap bisa menikmati pesta Tahun Baru tanpa perlu takut berat badan akan meroket. Dengan mengelola pola makan, kamu bisa menyantap hidangan pesta di perayaan pergantian tahun dengan tenang.

Nah, berikut telah kumparanFOOD rangkum lima tips agar berat badan tetap stabil usai perayaan Tahun Baru:

1. Tahan diri saat sarapan

Sarapan yang kaya serat (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Sarapan yang kaya serat (Foto: Pixabay)

Bila berencana untuk mengadakan pesta di malam hari, usahakan untuk menekan asupan kalori saat sarapan. Pilihlah makanan yang mengandung kalori rendah, sehingga jumlah kalori yang bisa kita santap di siang atau malam hari masih tersisa banyak.

"Setiap hari, asupan kalori yang dianjurkan itu sekitar 1800 hingga 2000 kalori untuk pria, dan 1600 hingga 1800 kalori untuk wanita," jelas dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt, ahli gizi dari klinik lightHOUSE saat ditemui kumparanFOOD beberapa waktu lalu.

dr. Grace menyarankan, saat sarapan sebaiknya menyantap jenis makanan yang rendah kalori namun tetap membuat kenyang. Jenis menu yang bisa dipilih antara lain; omelet dengan sayuran dan ayam rebus, bubur ayam plus telur rebus setengah buah, suwiran ayam dan teri, atau sereal cornflakes semangkuk kecil dengan tambahan buah dan susu rendah lemak.

Menyantap salah satu dari ketiga jenis menu tersebut hanya akan memberi asupan kalori sebesar 200 kal saja, sehingga masih dalam batas aman bila ingin makan banyak di siang dan malam hari.

2. Hindari mengkonsumsi minuman manis

Minum air putih baik bagi kulit? (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Minum air putih baik bagi kulit? (Foto: Thinkstock)

Minuman manis memang terlihat menggiurkan, namun kandungan gula di dalamnya memiliki kalori yang cukup tinggi sehingga bisa menyebabkan timbunan lemak di dalam tubuh. Alih-alih mengkonsumsi minuman bercita rasa manis, lebih baik pilih minuman yang punya nol kalori seperti air putih. Atau, kamu juga bisa minum teh atau kopi karena keduanya punya jumlah kalori yang sama seperti air putih, asalkan tak diberi tambahan gula atau susu.

3. Fokus pada makanan utama

Resep Masakan Capcay Ayam (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Resep Masakan Capcay Ayam (Foto: Thinkstock)

Camilan atau menu pelengkap seringkali terlihat menggiurkan, membuat kita tergoda dan menyantapnya dalam jumlah banyak. Padahal, sebagian besar dari makanan ringan atau camilan memiliki kalori yang lebih tinggi dan tak mengenyangkan. Fokuslah pada hidangan utama yang telah disajikan, dan usahakan untuk meminimalisir hidangan lain yang kurang membuat kenyang.

4. Makan saat benar-benar lapar

Ilustrasi lapar (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lapar (Foto: Thinkstock)

Santaplah makanan saat perut kita benar-benar merasa lapar, bukan hanya karena lapar mata semata. Kita bisa melakukan body scanning untuk mengetahui apakah tubuh kita benar-benar membutuhkan makan atau tidak. Selain itu, metode mindful eating juga akan sangat berperan untuk 'mengerem' keinginan makan yang berlebih. Dengan begitu, kita tak perlu lagi makan dengan penuh rasa bersalah.

5. Batasi konsumsi alkohol

Alkohol  (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Alkohol (Foto: Thinkstock)

Dalam beberapa acara perayaan Tahun Baru, biasanya tersaji pula minuman beralkohol seperti bir, cocktail, atau wine. Bila tak ingin mengkonsumsi kalori yang berlebihan, sebaiknya batasi menyesap minuman tersebut. Minuman beralkohol seperti gin, wine, wiski, dan rum mengandung sekitar 200 kalori, sedangkan bir mengandung 43 kalori, dan anggur atau wine sebesar 82,9 kalori.

Asalkan pola makan sudah diatur, kamu pun bisa merayakan pesta Tahun Baru dengan tenang dan perut kenyang.