Kumparan Logo

Tips Menyimpan Jamur agar Tahan Lama Kata Ahli

kumparanFOODverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi jamur. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jamur. Foto: Shutter Stock

Jamur adalah salah satu bahan makanan yang kerap diolah menjadi tumisan, campuran saus, hingga bumbu penyedap alami. Tak hanya itu, jamur juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Sudah tak heran lagi bahwa jamur bisa menjadi pilihan makanan sehat sekaligus bumbu masak alami.

Seperti bahan makanan pada umumnya, jamur juga harus disimpan dengan benar agar bisa tahan lama. Tumbuhan yang memiliki nama lain cendawan ini biasanya disimpan di lemari es, dan umumnya bisa bertahan hingga seminggu.

Nah, selain tips yang biasa dilakukan tersebut, ternyata ada cara lain untuk menyimpan jamur, lho. Seperti halnya dengan membekukan jamur. Chef Rhonda Plummer, pemilik dan koki pribadi layanan katering Cater2uSF yang berbasis di San Francisco mengatakan bahwa jamur beku dapat disimpan selama 9-12 bulan. Ya, setahun.

Eits, sebelum dibekukan, ada tahap-tahap penyimpanan yang perlu dilakukan untuk menjaga rasa hingga tekstur jamur. Lantas, bagaimana caranya? Mengutip Insider, berikut tips dari Chef Plummer selengkapnya yang bisa kamu coba di rumah.

Tips Menyimpan dan Membekukan Jamur agar Tahan Lama

Seperti bahan makanan pada umumnya, jamur juga harus disimpan dengan benar agar bisa tahan lama.

  1. 1. Cara membekukan jamur dengan teknik blanching

    Plummer mengatakan bahwa memasak jamur sebelum dibekukan itu sangat baik untuk mempertahankan rasa dan teksturnya. Ia pun kerap menggunakan metode blanching dengan air panas atau uap. Proses memasak cepat ini memungkinkan jamur mempertahankan warna, rasa, serta tekstur. Caranya pun terbilang cukup mudah. Hal pertama yang perlu dilakukan, adalah membersihkan jamur terlebih dahulu. Kemudian potong jamur menjadi beberapa bagian; ukuran potongan jamur akan menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebusnya, jadi pastikan ukurannya sama. "Berapa lama kamu merebusnya akan tergantung pada ukurannya, jadi ada baiknya untuk menyortirnya terlebih dahulu atau memotongnya menjadi potongan yang lebih kecil sebelum dikukus," ujarnya. Setelah itu, rendam jamur pada wadah yang telah berisi kira-kira 4 gelas air dan satu sendok teh jus lemon, selama 5-10 menit. Lalu, didihkan campuran ai

  2. 2. Cara membekukan jamur mentah

    Membekukan jamur dalam kondisi mentah akan membuat bahan makanan ini memiliki tekstur yang lebih lembut setelah dicairkan. Sehingga, sangat cocok untuk ditambahkan pada ataupun diolah menjadi saus. Setelah jamur dicuci bersih, potong-potong jamur sesuai keinginan. Lalu taruh di atas loyang berlapis kertas kue, kemudian bekukan jamur dalam freezer. Setelah beku, keluarkan jamur dan pindahkan ke kantong tertutup rapat. Kemudian, taruh kembali ke freezer sampai kamu membutuhkannya untuk memasak.

  3. 3. Cara membekukan jamur tumis

    Cara lain untuk menyimpan jamur, yakni dengan memasaknya terlebih dahulu. Kamu cukup menumis jamur sebelum dibekukan. Langkah pertama, panaskan sedikit minyak zaitun dalam wajan, lalu tambahkan jamur dan masak sampai berwarna cokelat keemasan, atau sekitar tiga hingga empat menit untuk masing-masing sisi jamur. Kemudian angkat, dan dinginkan hingga suhu ruang. Pindahkan jamur ke dalam kantong lalu masukkan dalam freezer.

  4. 4. Cara mencairkan dan menggunakan jamur beku

    Pada dasarnya, jamur memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga tambahan air dari es yang terbentuk tidak akan menjadi masalah. Chef Plummer pun mengatakan bahwa jamur beku bisa langsung digunakan. Seperti halnya untuk diolah menjadi sup atau saus. Namun, jika kamu ingin mengolah jamur menjadi bahan utama masakan, maka akan lebih baik kalau mencairkannya terlebih dahulu. Caranya, cukup ambil jamur dari freezer lalu masukkan dalam kulkas selama semalaman sebelum esok hari kamu olah.