Kumparan Logo

Tips Merebus Udang agar Teksturnya Tetap Renyah, Perhatikan Waktunya!

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi udang. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi udang. Foto: Shutterstock

Merebus udang kerap menjadi tantangan karena bisa saja teksturnya terlalu lembek atau bahkan belum matang. Tapi kamu tak perlu khawatir, karena kepala koki yang juga merupakan co-founder restoran DAILAH, Lucky Lukman Nulhakim membagikan tipsnya kepada kumparanFOOD.

Chef Lucky yang kumparan temui dalam sebuah acara di restorannya, Rabu (15/4), menjelaskan beberapa tips yang menjadi kunci untuk mendapatkan udang rebus dengan tekstur renyah serta tidak terlalu lembek.

"Yang penting udangnya fresh dulu aja, sih. Kalau pun dimasak (direbus), airnya jangan sampai bubbling, cukup hangat saja, baru masukin udangnya," terangnya.

Chef Lucky juga melanjutkan, apabila merebus udang dalam air panas terlalu mendidih akan memecah protein di dalam bahan makanan tersebut.

instagram embed

Soal lama waktu perebusan, chef Lucky menyarankan cukup merebus udang sebentar saja. "Cukup masak tiga sama menit cukup," tambahnya.

Setelah direbus, chef Lucky menyarankan untuk langsung memasukkan udang ke dalam rendaman air dingin (air es). Teknik merendam ini disebut dengan blanching atau blansir. Saat merendam udang rebus dalam air es cukup satu sama tiga menit saja.

Selain teknik blanching dapat menjaga tekstur udang rebus tetap renyah, warna serta nutrisi pun juga terjaga. Dengan cara merebus sederhana ini kamu bisa membuat udang rebus nikmat seperti di restoran.