Food & Travel
·
13 Januari 2021 18:33

Yuk, Ketahui Perbedaan 6 Jenis Susu Ini dan Varian Terbaik untuk Dietmu

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Yuk, Ketahui Perbedaan 6 Jenis Susu Ini dan Varian Terbaik untuk Dietmu (423391)
com-Ilustrasi wanita sedang minum susu Foto: Shutterstock
Susu adalah salah satu bahan minuman yang bisa dinikmati semua orang. Melihat kini semakin banyak alternatif lain pengganti susu sapi tradisional. Idealnya, jenis susu yang seharusnya diminum tergantung pada manfaat kesehatan yang kamu cari. Sesuaikan pula dengan batasan diet yang kamu miliki dan akan lebih baik lagi, bila mengikuti preferensi selera pribadimu.
ADVERTISEMENT
Sebelum memilih susu yang akan kamu konsumsi, maka dari itu yuk ketahui terlebih dahulu jenis-jenisnya. Mengutip Insider, inilah 6 jenis susu yang umum di pasaran beserta manfaatnya yang bisa kamu sesuaikan dengan pola diet.

1. Susu sapi

Yuk, Ketahui Perbedaan 6 Jenis Susu Ini dan Varian Terbaik untuk Dietmu (423392)
Ilustrasi susu sapi Foto: Shutterstock
Susu sapi memiliki banyak manfaat, seperti merupakan sumber protein, vitamin, dan mineral penting yang baik, kata ahli diet berlisensi Lauren Smith. Satu cangkir susu sapi menyediakan sekitar 8 gram protein, kalsium, dan vitamin D dalam jumlah tinggi.
Namun, tidak semua orang dapat menikmati minuman ini. Susu sapi mengandung laktosa sehingga terkadang tidak cocok bagi kamu yang intoleransi terhadap kandungan tersebut.

2. Susu almond

Yuk, Ketahui Perbedaan 6 Jenis Susu Ini dan Varian Terbaik untuk Dietmu (423393)
Susu almond Foto: Shutter Stock
Susu dari kacang almond, tanpa pemanis, adalah pilihan baik bagi mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat atau ketogenik (keto), menurut Lauren. Susu ini rendah kalori, gula, dan lemak, serta diperkaya dengan kandungan antioksidan. Tetapi, kekurangannya, susu almond menawarkan jumlah protein yang rendah.
ADVERTISEMENT

3. Susu gandum

Yuk, Ketahui Perbedaan 6 Jenis Susu Ini dan Varian Terbaik untuk Dietmu (423394)
susu oat Foto: Shutterstock
Susu gandum atau dikenal sebagai oat milk, akhir-akhir ini tengah menjadi alternatif susu nabati yang populer. Menurut Dahlia Marin, ahli gizi diet nabati terdaftar, susu gandum tinggi serat dan beta-glukan —sejenis serat larut yang dapat menurunkan kolesterol dan membantu penyembuhan usus. Namun, susu oat lebih tinggi karbohidrat dan gula alami daripada kebanyakan jenis susu berbasis kacang lain.

4. Susu kedelai

Yuk, Ketahui Perbedaan 6 Jenis Susu Ini dan Varian Terbaik untuk Dietmu (423395)
Ilustrasi susu kedelai. Foto: Shutterstock
Dalam hal nutrisi, susu kedelai adalah alternatif susu nabati yang manfaatnya paling setara dengan susu sapi, kata Sylvia North, ahli diet terdaftar yang berbasis di Selandia Baru. Susu kedelai tinggi akan protein, mengandung asam amino esensial, dan sering diperkaya dengan kalsium untuk kesehatan tulang —pilihan yang baik saat selesai olahraga karena kandungan proteinnya.
ADVERTISEMENT
Sama dengan susu sapi, susu kedelai mengandung 8 gram protein per cangkir, membuatnya sebagai pilihan yang menyehatkan jantung.

5. Susu kelapa

Yuk, Ketahui Perbedaan 6 Jenis Susu Ini dan Varian Terbaik untuk Dietmu (423396)
Kopi susu santan Foto: Shutterstock
Bagi mereka yang alergi atau sensitif terhadap kacang, susu kelapa atau santan adalah pilihan alternatif minuman rendah kalori yang bagus. Menurut ahli diet terdaftar Amanda Barnes, jenis susu ini tinggi akan MCT (trigliserida rantai menengah), yang mendukung fungsi otak dan biasanya diperkaya dengan kalsium serta vitamin D. Namun, minuman ini memiliki kandungan protein lebih sedikit, tinggi lemak, dan mengandung karbohidrat sederhana.

6. Susu beras

Yuk, Ketahui Perbedaan 6 Jenis Susu Ini dan Varian Terbaik untuk Dietmu (423397)
Susu beras Foto: Shutterstock
Sama dengan susu kelapa, susu beras baik untuk mereka yang memiliki alergi atau sensitif terhadap banyak jenis makanan; seperti kacang-kacangan, produk susu, dan kedelai.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, susu ini menawarkan sedikit nilai gizi dan terutama tepung beras yang dicampur dengan air dapat meningkatkan kadar gula darah.
Reporter: Natashia Loi