5 Berita Populer: Gaya Zaskia Adya Mecca Antar Anak hingga Euforia Nobar Overdo

Zaskia Adya Mecca menikmati rutinitas antar-jemput amak sekolah naik sepeda motor menjadi berita populer sepanjang Sabtu (25/7).
Selain itu, kampanye unik yang dilakukan sebuah merek asal Jepang, Ajinomoto, menggunakan wajah Tatsuya Fujiwara sebagai bungkus selada juga menjadi sorotan. Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
Zaskia Adya Mecca Nikmati Rutinitas Antar-Jemput Anak Sekolah Naik Motor
Zaskia Adya Mecca, mompreneur yang juga dikenal sebagai ibu lima anak, baru-baru ini berbagi cerita tentang rutinitas barunya yang bikin salut. Alih-alih merasa repot dengan padatnya jadwal antar-jemput anak sekolah, Zaskia justru menikmati momen kebersamaan ini.
Ia bahkan memilih motor sebagai 'kendaraan tempur' utamanya untuk menembus kemacetan Jakarta. Sebuah pilihan yang praktis dan estetik di mata netizen!
Pengalaman unik juga dialami Zaskia saat motornya kehabisan bensin. Bukannya panik, ia malah belajar banyak hal baru, lho! Baginya, momen antar-jemput ini adalah waktu yang tak ternilai untuk melihat tumbuh kembang anak-anak. Zaskia bahkan punya 'prinsip' bahwa waktu luang saat anak sekolah adalah waktunya berkarya, sebelum akhirnya kembali fokus ke keluarga.
Menariknya, anak-anak Zaskia kini lebih suka diantar motor karena dianggap lebih cepat sampai di sekolah. Momen seru seperti 'balapan' dengan teman-teman di jalan pun jadi bumbu manis di pagi hari.
Selada di Jepang Dibungkus Wajah Tatsuya Fujiwara, Ternyata Ini Alasannya
Saat mendengar nama Tatsuya Fujiwara, banyak orang mungkin akan langsung teringat pada perannya dalam film Battle Royale atau sebagai Light Yagami di Death Note. Ya, aktor Jepang satu ini memang dikenal lewat kemampuan aktingnya yang selalu berhasil mencuri perhatian publik.
Namun kali ini, Tatsuya Fujiwara mencuri perhatian bukan lewat film atau serial yang dibintanginya, melainkan karena wajah sang aktor justru muncul sebagai pembungkus selada.
Ini adalah bagian dari kampanye Ajinomoto. Lewat kampanye ini mereka ingin mengajak masyarakat Jepang untuk mengurangi limbah makanan, khususnya selada yang sering terbuang di musim panas.
Dengan kemasan yang unik dan hanya tersedia 10.000 buah, kampanye ini berhasil menciptakan hype dan rasa penasaran. Ditambah lagi, ada kode QR di kemasan yang mengarahkan ke resep-resep unik olahan selada biar cepat habis.
Survei Ajinomoto mengungkap fakta mengejutkan: lebih dari 60% orang Jepang pernah membuang selada karena cepat layu atau kehabisan ide mengolahnya selain jadi salad. Nah, kampanye "Cook Do Oyster Sauce: Tatsuya Fujiwara no Katteku Lettuce" ini jadi solusi kreatif untuk mengatasi masalah limbah makanan. Unik banget, kan?
Nobar Dracin Overdo di Salah Satu LED Terbesar di Jakarta
Para pencinta Drama China (dracin) di Indonesia lagi dihebohkan dengan euforia "Overdo"! Drama berlatar tahun 1920-an ini sukses meraih 9 juta reservasi sebelum tayang perdana.
Mengamini antusiasme yang tinggi, WeTV Indonesia menggelar nonton bareng (nobar) eksklusif di Skydeck Halte Transjakarta, salah satu LED terbesar di Jakarta. Ini bukan cuma nobar biasa, tapi sebuah experience sinematik yang tak terlupakan!
Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, mengungkapkan bahwa tren dracin di Tanah Air terus meroket berkat kualitas konten, visual memukau, dan akting para aktornya. Komunitas dracin yang solid dan interaksi lintas platform yang tinggi menjadi bukti nyata popularitas genre ini. WeTV pun melihat peluang ini untuk memberikan pengalaman yang lebih dekat dan personal bagi penggemar.
Ibu Sud dan Drama Musikal yang Ajak Anak Temukan Arti Persahabatan
Lagu-lagu legendaris Ibu Sud yang menemani masa kecil kita kembali hadir dalam bentuk yang lebih segar!
Drama musikal "Ibu Sud: Nada Anak Nusantara" sukses mengajak penonton, terutama anak-anak, untuk menyelami makna persahabatan yang tulus. Kisah ini berpusat pada seorang siswi SD yang kesepian dan sulit berinteraksi, hingga akhirnya bertemu sahabat baru serta ikon anak Ria Enes dan Susan.
Melalui lagu-lagu Ibu Sud, pertunjukan ini bukan cuma nostalgia, tapi juga sebuah pelajaran berharga tentang empati, kebersamaan, toleransi, dan kegembiraan masa kanak-kanak. Dengan koreografi dinamis, tata musik ceria, dan visual panggung imajinatif, drama musikal ini berhasil menciptakan dunia yang akrab dan menghangatkan hati lintas generasi.
Dibintangi oleh Sita Nursanti sebagai Ibu Sud dan Khanza Ameera Salsabilla sebagai Nada, serta didukung sederet pemain cilik berbakat, drama musikal produksi Ngajagi Kreasi Nusantara ini menjadi bukti bahwa karya Ibu Sud tetap relevan.
Cerita Ajil Ditto Syuting Film "Istimewa" Bersama Pemain Disabilitas
Aktor Ajil Ditto berbagi pengalaman tak terlupakan saat syuting film "Istimewa", sebuah film yang mencetak sejarah sebagai produksi pertama di Indonesia yang menampilkan enam anak penyandang disabilitas sebagai pemeran utama.
Ajil, yang awalnya sempat ragu, justru menemukan bahwa tantangan sebenarnya datang dari dirinya sendiri, bukan dari para pemain disabilitas yang baru pertama kali berakting.
Dalam film ini, Ajil memerankan Mas Bagas, sosok yang menjadi panutan dan tempat bersandar bagi teman-temannya. Peran ini menuntut Ajil untuk tampil tegar, meski secara emosi ia sering kewalahan dan harus menahan tangis. Momen bonding di lokasi syuting menjadi sangat berkesan, hingga Ajil memilih menghabiskan waktu istirahat untuk bercengkerama dan membangun kedekatan dengan seluruh tim.
Film "Istimewa" juga membawa pesan kuat tentang isu diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. Ajil berharap film ini bisa menjadi jawaban elegan untuk melawan diskriminasi, menunjukkan bahwa perjuangan tak harus dibalas dengan kemarahan, melainkan dengan cara yang menyentuh hati. Film arahan Ruben Adrian ini siap tayang 17 September 2026.
