Kumparan Logo

5cm Revolusi Hati Jadi Film Prekuel, Fokus Kisah Zafran Masih SMP

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Artis Roman King, Rachel Aseelah, Wironggo Vercaemer, Olivia Morrison, Ali Rifky dan Bimasena saat konferensi pers film official teaser trailer film 5cm Revolusi Cinta di Jakarta, Selasa, (22/09/2026). Foto: Agus Apriyanto
zoom-in-whitePerbesar
Artis Roman King, Rachel Aseelah, Wironggo Vercaemer, Olivia Morrison, Ali Rifky dan Bimasena saat konferensi pers film official teaser trailer film 5cm Revolusi Cinta di Jakarta, Selasa, (22/09/2026). Foto: Agus Apriyanto

Rumah produksi Soraya Intercine Films resmi memperkenalkan proyek film terbarunya bertajuk 5 cm: Revolusi Hati. Berbeda dari spekulasi publik, sang produser, Sunil Soraya, menegaskan bahwa film ini berformat prekuel.

Sunil menjelaskan, latar cerita film ini ditarik jauh ke belakang, mengupas masa lalu salah satu karakter ikonik, Zafran. Kisah berfokus pada kehidupan Zafran saat berada di tahun terakhir SMP bersama teman lamanya.

"5cm: Revolusi Hati adalah prekuel dari 5cm yang pertama. Dan yang ada di 5cm: Revolusi Hati ini ceritanya tentang Zafran waktu tahun terakhir SMP dengan teman-temannya sebelum dia ketemu Genta, Riani, Arial, Ian, dan lain-lain," ungkap Sunil Soraya dalam jumpa pers di kantor Soraya Intercine Films, Selasa (22/9).

Meski begitu, plot film karya Emil Heraldi ini tetap setia merujuk pada materi bukunya. Pada fase usia tersebut, Zafran memang belum mengenal anggota geng lima sekawan yang mendaki Gunung Semeru seperti di film pendahulunya.

konferensi pers film official teaser trailer film 5cm Revolusi Cinta di Jakarta, Selasa, (22/09/2026). Foto: Agus Apriyanto

Cerita akan mengeksplorasi hal-hal yang dialami Zafran semasa remaja, ikatan persahabatannya saat itu, hingga momen titik balik sebelum ia melangkah ke jenjang berikutnya.

"Jadi, yang lain Zafran belum ketemu pada saat SMP sesuai dengan bukunya, ya kan. Nanti ketemunya nanti, gitu. Jadi ini ceritanya tahun terakhir SMP mereka, gitu. Dan kisah Zafran apa yang dia pernah lakuin di SMP, cerita dia sama sahabatnya, gimana dia bisa sesuai yang terjadi setelah SMP, dan lain-lain," tambah Sunil.

Senada dengan Sunil, Emil menyebut fokus utama film bukan terletak pada rekonstruksi era atau tahun peristiwanya secara kaku. Baginya, esensi menyelami emosi para karakternya di usia peralihan tersebut, jadi fokus penting.

"Kurasa yang penting kami lakuin adalah bukan zamannya, bukan kita sesuaikan di film ini, tapi kita ambil karakter-karakternya. Gimana karakter itu mengalami pengalaman di masa itu. Dan, kita enggak terlalu mau berfokus kepada tahun berapa ini terjadinya," tutur Emil.

Keinginan untuk menjaga pertemanan tetap abadi di tengah masa depan yang belum pasti menjadi jantung dari film ini.

"Tapi apa yang dialami Zafran di masa setelah dia baru lulus SMP, apa aja sih yang terjadi? Kita pasti semua punya masa di mana kita punya problem kita, ingin sama teman-temannya ini untuk selamanya. Kurasa film ini lebih fokus ke feel-nya, pengalaman itu sendiri daripada mengenai tahun," jelas Emil.

Jangan Bandingkan dengan Film Pertama

Rachel Aseelah saat konferensi pers film official teaser trailer film 5cm Revolusi Cinta di Jakarta, Selasa, (22/09/2026). Foto: Agus Apriyanto

Perbedaan jalan cerita ini turut diamini oleh salah satu jajaran pemeran baru, Rachel Aseelah, pemeran Azizah.

Ia meminta publik tidak membandingkan film ini dengan film pendahulunya yang dirilis pada 2012 silam, sebab alur yang dihadirkan di 5 cm: Revolusi Hati berdiri sebagai kisah yang sama sekali baru.

"Menurut aku 5cm yang pertama sama yang Revolusi Hati itu alurnya bener-bener totally different. Jadinya aku rasa kalau yang orang udah judge duluan, itu karena belum nonton aja. Karena ini enggak sesuai apa yang kalian kira di kolom komentar awal-awal," pungkas Rachel.

Mengenang Film 5cm

Poster 5cm. Foto: Dok. Imdb

Rilis pada 12 Desember 2012, film 5cm pertama disutradarai oleh Rizal Mantovani, dan jadi adaptasi dari novel karya Donny Dhirgantoro.

Film ini dibintangi deretan aktor papan atas, yaitu Fedi Nuril (Genta), Denny Sumargo (Arial), Herjunot Ali (Zafran), Raline Shah (Riani), Igor Saykoji (Ian), dan Pevita Pearce (Dinda).

Film pertamanya mencatat capaian luar biasa dengan lebih dari 2,4 juta penonton pada tahun 2012. Film ini juga sempat memicu tren mendaki gunung secara masif di Indonesia.

Puncak Mahameru di Gunung Semeru menjadi destinasi impian anak muda saat itu karena terinspirasi oleh perjalanan Genta dan kawan-kawan.

Sementara, versi 5cm Revolusi Hati jadi prekuel film pertamanya. Film ini dibintangi Roman King sebagai Zafran, Rachel Aseelah sebagai Azizah, Wironggo Vercaemer sebagai Riko, Olivia Morisson sebagai Astri, Ali Fikry sebagai Asep, dan Bimasena sebagai Ari Wibowo.

Film 5cm Revolusi Hati siap tayang di bioskop dalam tahun ini.