Anak Vincent Rompies Sempat Diperiksa Pihak Sekolah Tanpa Pendampingan

26 Februari 2024 16:23 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Vincent Rompies saat konferensi pers jelang Tepok Bulu 2023, di kawasan Kemang, Jakarta, Jumat (10/11/2023). Foto: Dok. Agus Apriyanto
zoom-in-whitePerbesar
Vincent Rompies saat konferensi pers jelang Tepok Bulu 2023, di kawasan Kemang, Jakarta, Jumat (10/11/2023). Foto: Dok. Agus Apriyanto
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Anak Vincent Rompies sempat menjalani pemeriksaan oleh perwakilan Binus School Serpong tanpa pendampingan pihak yang berwenang, seperti orang tua atau psikolog.
ADVERTISEMENT
Pemeriksaan tersebut terkait tindakan bullying oleh sejumlah oknum siswa Binus School Serpong yang turut menyeret nama anak Vincent Rompies.
"Jadi awalnya anak-anak diperiksa. Ini saya enggak bicara tentang anak lain, anak ini (Putra Vincent) diperiksa tanpa pihak berwenang lainnya. Iya (tanpa orang tua), tanpa psikolog," kata kuasa hukum Vincent dan putranya, Yakup Hasibuan, di kawasan Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.
Personel The Prediksi, Vincent Rompies. Foto: Instagram/@theprediksi_

Vincent Rompies Sempat Diminta untuk Membuat Surat Pengunduran Diri Anaknya dari Sekolah

Yakup mengatakan, pihak orang tua baru dipanggil setelah pemeriksaan terhadap anak-anak. Saat itu, Vincent sempat diminta untuk membuat surat pengunduran diri anaknya dari sekolah.
"Baru keesokan harinya dipanggil orang tua, terus akhirnya diminta untuk mengundurkan diri," tutur Yakup.
ADVERTISEMENT
Yakup menyayangkan hal itu, karena seharusnya pihak sekolah memberikan pendampingan untuk anak Vincent. Apalagi, ia akan menjalani ujian akhir dalam waktu dekat.
"Padahal bagian kuncinya tuh, minggu depannya itu ujian loh. Jadi, bayangkan dari kelas satu sampai kelas tiga belajar," ucap Yakup.
"Terus yang seharusnya sekolah itu membimbing dan memberikan pembinaan, tapi sangat disayangkan ini kok sepihak dan sangat buru-buru ya, tiba-tiba, ya, mohon mengundurkan diri gitu," lanjutnya.
Logo BINUS. Foto: kumparan
Yakup berharap persoalan yang menyeret anak Vincent bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
"Apalagi ini kan terlapornya masih di bawah umur semua, jadi memang harus kita perhatikan juga semuanya," ujarnya.
Selain anak Vincent, kasus bullying di Binus School Serpong diduga menyeret anak pejabat dan pemimpin redaksi salah satu media.
ADVERTISEMENT
Tindakan bullying dilakukan oleh sejumlah oknum murid kelas 12 terhadap korban yang masih duduk di bangku kelas 10.
TKP Bullying yang terjadi di Binus School Serpong, Lengkong Karya, Tangerang Selatan, Selasa (20/2). Foto: Giovanni/kumparan
Kabarnya tindakan bullying dilakukan oleh Geng Tai di sebuah warung yang disebut dengan Warung Ibu Gaul (WIG). Warung tersebut berada di seberang salah satu pintu masuk sekolah itu.
Setiap hari warung tersebut memang menjadi tempat berkumpul beberapa murid. Biasanya, mereka berkumpul sepulang sekolah.