Kumparan Logo

Ayah Vicky Prasetyo Dirawat di Rumah Sakit karena COVID-19

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Terdakwa Vicky Prasetyo saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu, (23/9). Foto: Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Terdakwa Vicky Prasetyo saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu, (23/9). Foto: Ronny

Ayah Vicky Prasetyo dirawat di rumah sakit karena positif COVID-19. Vicky mengatakan kondisi ayahnya kurang baik karena memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Lantaran kondisinya tersebut, Vicky Prasetyo mengatakan, ayahnya kini menjalani perawatan di ICU sebuah rumah sakit.

“Kondisi kurang baik karena, kan, punya komorbid juga, paru-parunya. Dokter larang (untuk interaksi) karena mau langsung tindakan ke ICU gitu. Saturasi sampai 61 kemarin,” kata Vicky Prasetyo di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

kumparan post embed
Presenter Vicky Prasetyo saat menjalani sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, (10/6). Foto: Ronny

Vicky Prasetyo mengatakan ayahnya hingga saat ini masih menjalani perawatan di ICU. Menurut pria 37 tahun ini, sang ayah masih harus istirahat penuh. “Mungkin benar-benar butuh bedrest banget, butuh perawatan yang benar-benar,” tuturnya.

Meski ayahnya dinyatakan positif COVID-19, Vicky mengatakan keluarganya berada dalam kondisi baik. Ia sendiri sudah melakukan tes COVID-19. “Alhamdulillah PCR semua negatif. Cuma papa aku saja,” ucapnya.

kumparan post embed
Terdakwa Vicky Prasetyo saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu, (23/9). Foto: Ronny

Vicky menyatakan ayahnya sakit sekitar seminggu yang lalu. Usai diketahui menderita COVID-19, ayah Vicky sempat menjalani isolasi mandiri di rumah.

Namun, kondisi ayah Vicky makin melemah. Hingga akhirnya, keluarga memutuskan untuk membawanya ke rumah sakit.

Meski belum bisa bertemu langsung, Vicky menyatakan bahwa dirinya terus memantau kondisi ayahnya. “Ya, monitor saja dari rumah sakit, kan, bisa online 24 jam kita monitor,” ujarnya.