Kumparan Logo

Betrand Peto Buka Suara soal Kondisinya di TKP

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Betrand Peto dan kuasa hukumnya melakukan jumpa pers di Jakarta Barat pada Senin (14/9/2026). Foto: Hosana Solagracia Sifra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Betrand Peto dan kuasa hukumnya melakukan jumpa pers di Jakarta Barat pada Senin (14/9/2026). Foto: Hosana Solagracia Sifra/kumparan

Kuasa hukum Betrand Peto langsung bergerak menyiapkan pembelaan untuk membantah tuduhan dugaan pelecehan seksual yang menyeret kliennya di sebuah tempat karaoke di Jakarta Selatan.

Tim Betrand juga sudah mendatangi langsung lokasi kejadian untuk mencari rekaman CCTV dan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sana.

Namun, kuasa hukum Betrand, Joseph Irianto, menyebut bahwa di dalam room karaoke ternyata tidak ada kamera pengawas. CCTV hanya terpasang di area luar ruangan.

"Kami kemarin ke sana dan di dalam ruangan tidak ada CCTV ternyata. Tidak ada CCTV, adanya CCTV di tangga. That's why nanti mungkin tangga juga akan, mungkin polisi yang meminta ya agar buktinya itu bisa diperoleh secara sah," papar Joseph Irianto saat melakukan jumpa pers di Jakarta Barat pada Senin (14/9).

Lantaran keterbatasan visual di ruangan, pihak Betrand akan memperkuat kesaksian orang-orang yang hadir pada waktu tersebut.

Korban dugaan kekerasan seksual oleh Betrand Peto usai diperiksa di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (14/9/2026). Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Joseph menegaskan, situasi di dalam ruangan cukup ramai sehingga sangat tidak masuk akal kliennya melakukan tindakan asusila.

"Untuk di dalam ruangan kami akan kuatkan dengan saksi, karena di dalam ruangan itu Onyo tidak pernah berduaan dengan perempuan siapa pun. Itu perlu digarisbawahi," jelas Joseph.

"Kemarin kami lihat tempatnya, itu tempatnya besar dan banyak orang. Enggak mungkinlah Onyo melakukan hal tidak senonoh apalagi di depan orang banyak," lanjutnya.

Pihak Betrand juga menepis keras klaim pelapor yang menuduh Betrand memesan wanita, menarik tangan, hingga dugaan adanya ciuman paksa.

Betrand Peto menghadiri jumpa pers di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (14/9/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

"Dikatakan pelapor ada pelecehan di depan toilet, kami juga membantah dengan tegas bahwa hal itu tidak ada dan tidak benar. Pelecehan saja tidak ada, apalagi mengarah ke situ, itu pasti tidak ada ya," ucap Joseph.

Joseph memastikan pihaknya siap berkoordinasi dengan polisi demi meluruskan perkara ini secara transparan, sembari membuka opsi damai ke depan.

"Kami tidak menutup adanya perdamaian dan sebagainya, kami tidak menutup arah ke sana. Tapi yang dilakukan oleh tim kami sudah banyak ya, termasuk adalah survei ke lokasi, menanyakan saksi, dan sebagainya. Dan yang kami dapatkan, tidak ada satu pun orang yang bilang bahwa Onyo melakukan itu," tutup Joseph.