kumparan
Entertainment7 November 2018 11:48

Cara Arifin Putra Mendalami Peran Sebagai Pemimpin Redaksi

Konten Redaksi kumparan
Arifin Putra
Arifin Putra. (Foto: Munady Widjaja/kumparan)
Aktor Arifin Putra kembali bermain dalam film terbarunya yang berjudul 'Hanum dan Rangga'. Dalam film garapan sutradara Benni Setiawan ini, Arifin didapuk sebagai pemimpin redaksi di salah satu televisi di New York. Ia memerankan karakter bernama Andy Cooper, seorang atasan yang mati-matian merayu Hanum untuk mempertahankan karier ketimbang keluarga.
ADVERTISEMENT
"Fungsi karakter Andy Cooper itu merayu Hanum--yang diperankan oleh Acha Septriasa--untuk lebih mementingkan karier. Si Andy ini punya pandangan yang sangat unik, dunia itu harusnya seperti apa dan merasa Hanum bisa melihat dunia dari kacamata dia," ungkap Arifin Putra yang ditemui di Plaza Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
"Ya, kalau dibilang nyebelin, memang nyebelin sih. Karena orangnya sangat jujur, to the point. Enggak pakai basa-basi, itu karakternya," tambah Arifin sambil tersenyum.
Menjadi seorang pemimpin redaksi rupanya menjadi tantangan tersendiri bagi Arifin. Tak pernah berkecimpung di dunia media, membuat pria kelahiran 1 Mei 1987 itu melakukan beberapa observasi demi mendalami karakter yang ia mainkan.
Kendati demikian, hal yang paling membuatnya merasa mudah untuk masuk ke dalam dunia media lantaran hari-harinya suka bersinggungan dengan para wartawan.
ADVERTISEMENT
"Ya, kan tiap hari berinteraksi dengan teman-teman wartawan dan teman media, dengan lifestyle, entertainment. Ada beberapa teman pemred juga, jadi ya aku ngulik lebih ke arah dunia mereka seperti apa," ungkapnya.
Pemain film Hanum Rangga
Pemain film Hanum Rangga. (Foto: Munady Widjaja/kumparan)
Arifin juga banyak belajar dari berbagai pengalamannya di televisi. Ia menyadari bahwa rating menjadi 'dewa' dalam dunia media. 'Bad news is good news' katanya. Hal ini pula yang akhirnya menjadi acuan saat melakoni peran sebagai pemimpin redaksi.
Apalagi Arifin juga tak memungkiri selama berkarier di dunia entertainment, tak jarang ia merasakan berbagai pemberitaan tentang dirinya, termasuk dengan judul-judul yang dinilai clickbait.
"Justru kan infotainment ya kita jujur saja, kalau zaman sekarang mau media online, infotainment, televisi lah kan ada sering namanya clickbait. Jadi ada headline yang menarik perhatian banyak orang. Memang terbukti bahwa headline yang sensasional, biasanya akan menarik perhatian orang lebih. Misalnya, kita bilang ada penerbangan satu titik ke satu titik, semua orang selamat ya enggak ada yang peduli, tapi coba kebalikannya?" beber Arifin.
Arifin Putra
Arifin Putra. (Foto: Munady Widjaja/kumparan)
Lantas, kesulitan apalagi yang harus dihadapi Arifin yang selama syuting?
ADVERTISEMENT
"Susahnya di mana kita bisa masuk ke kepala si karakter ini, tapi tetap mencari sisi manusianya. Maksudnya, orang sejahat-jahatnya tapi dia punya alasan kenapa melakukan itu. Misal, Andy Cooper ini dia melihat bahwa si Hanum ini wartawan yang hebat. Walaupun pandangannya si Andy Cooper salah tentang apa itu berita, tapi dia melihat potensi besar dalam Hanum dan dia ingin mengangkatnya buat jadi wartawan hebat. Kalau itu kan bisa dibilang sisi manusia," tandas Arifin Putra.
Film ‘Hanum dan Rangga (Faith and the City)’ mengangkat perjalanan tentang bagaimana pasangan mempertahankan cinta. Ujian terberat cinta justru dimulai setelah menikah, ketika pasangan suami istri dihadapkan pada realita menghadapi tantangan hidup yang sebenarnya.
ADVERTISEMENT
Film ini menceritakan dilema yang dialami wanita karier, antara mengejar impian atau menjaga keutuhan sebuah keluarga. Film ini juga mewakili suara hati seorang suami, bagaimana sebaiknya menjaga perasaan istri yang bekerja tanpa harus mengorbankan harga diri sebagai suami.
Hanum dan Rangga
Poster film Hanum dan Rangga (Foto: MD Pictures)
‘Faith and the City’ juga akan menyuguhkan pergulatan menjaga keimanan dan kesetiaan ditengah gemerlap dan ambisi kota New York yang menyilaukan. Kisah di mana impian dan kebanggaan berbenturan dengan iman dan cinta, melalui sesuatu yang dinamakan kesempatan.
Selain Arifin Putra, film ini juga akan dibintangi Acha Septriasa, Rio Dewanto, Alex Abad dan sederet bintang besar lainnya. Rencananya, film ini akan tayang pada 8 November mendatang.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan