kumparan
Entertainment9 Agustus 2017 21:53

Demi Anak, Yuni Shara Tolak Tawaran Shooting

Konten Redaksi kumparan
Yuni Shara
Yuni Shara. (Foto: Munady Widjaja/kumparan)
Sebagai seorang penyanyi senior, ternyata Yuni Shara tak hanya mendapatkan tawaran pekerjaan di bidang tarik suara saja. Ia mengakui selama ini banyak tawaran untuk shooting sinetron ataupun film layar lebar. Namun sayangnya, semua tawaran tersebut terpaksa ditolak oleh kakak kandung dari Krisdayanti itu.
ADVERTISEMENT
"Saya dari dulu ditawarin main film, main sinetron, saya enggak pernah ambil. Karena yang pertama, saya enggak bisa akting. Lalu waktunya itu, saya enggak bisa kompromi," ujar Yuni,ketika ditemui di XXI Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).
Yuni Shara (NOT COVER)
Yuni Shara. (Foto: D.N Mustika Sari/kumparan)
Wanita berusia 45 tahun tersebut mengakui dirinya memang tak bisa berakting. Namun, di balik itu semua, ternyata anak-anaknya-lah yang menjadi alasannya untuk tidak mengambil tawaran shooting.
"Waktu kerjanya ini yang terlalu lama. Saya punya anak, waktunya anak tumbuh 'kan enggak berulang dan hidup ini 'kan pilihan. Saya memilih untuk itu," tuturnya.
Yuni menyadari betul jika waktu untuk berkumpul bersama keluarga merupakan hal yang paling penting dalam hidupnya. Ia tak mau di kemudian hari akan menyesal karena melewatkan tumbuh kembang anak-anaknya.
ADVERTISEMENT
"Nanti kalau waktu saya habis untuk kerja semua, saya enggak bisa lihat anak saya tumbuh," tandasnya.
Yuni Shara
Yuni Shara. (Foto: Munady)
Saat ini, pelantun lagu 'Jalan Terbaik' itu sedang terlibat dalam sebuah proyek sinetron berjudul 'Saur Sepuh'. Dalam serial itu, Yuni dipercaya untuk mengisi soundtrack lagunya yang berjudul 'Selamanya Aku Milikmu'.
"Itu cerita dalam lagunya tentang percintaan kayak dongeng. Orang berpikir kalau orang bercinta itu seperti raja dan ratu. Ya, saya berharap mudah-mudahan lagu ini bisa diterima masyarakat, karena emang lagunya cukup easy listening," ucap wanita yang diam-diam mengagumi Payung Teduh itu.
.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan