Entertainment
·
13 Agustus 2020 15:57

Dikritik karena Jadi Influencer RUU Cipta Kerja, Gofar Hilman Klarifikasi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Dikritik karena Jadi Influencer RUU Cipta Kerja, Gofar Hilman Klarifikasi  (6013)
Gofar Hilman. Foto: Dok. MRA Media
Sejumlah artis, termasuk Gofar Hilman, sedang menjadi sorotan karena dianggap mendukung atau mempromosikan omnimbus law Rancangan Undang-Undang atau RUU Cipta Kerja melalui video bertagar #IndonesiaButuhKerja yang diunggah Instagram. Mereka dikritik, mengingat banyak kalangan yang sejak beberapa waktu belakangan menolak rancangan undang-undang itu.
ADVERTISEMENT
Kritikan terhadap sejumlah artis, terutama Gritte Agatha, dilontarkan salah satunya oleh lelaki bernama Saddam Husein—yang disebut-sebut sebagai pemerhati sejarah Indonesia dan lebih dikenal dengan nama Mazzini Giusepe—melalui akun Twitter @mazzini_gsp. Setelah kritikan ini viral, Gofar Hilman menghapus video yang diunggahnya.
Dikritik karena Jadi Influencer RUU Cipta Kerja, Gofar Hilman Klarifikasi  (6014)
Gofar Hilman Foto: Instagram @pergijauh
Melalui Twitter, Gofar Hilman kemudian memberi klarifikasi terkait unggahan di Instagram pribadinya yang dianggap mendukung atau mempromosikan RUU Cipta Kerja. Penyiar radio berusia 37 tahun itu berkisah mengenai bagaimana awalnya ia mendapat tawaran tersebut.
"Siang semuanya, di sini gue akan menjelaskan soal pekerjaan yang sempet gue ambil dan sekarang jadi perbincangan. Awalnya, gue dapet tawaran untuk bikin video soal kreatifitas di rumah dan gimana cara kreatif bertahan di masa PSBB," kicau Gofar Hilman, Kamis (13/8).
ADVERTISEMENT
"Cerita sedikit ketika PSBB kemarin cita-cita gue cuma gak mau unpaid leave pegawai, mereka tetap bisa kerja tapi gaji dan THR full yang Alhamdulillahnya bisa tercapai," lanjutnya.
Gofar Hilman mengatakan bahwa pihak yang menawarkan pekerjaan untuk membuat video tersebut tak menyebut-nyebut RUU Cipta Kerja. Hanya saja, ia tak mengungkap siapa yang memberinya tawaran itu.
"Dari deck presentasi dan brief yang gue dapet, tidak ada disebutkan mengenai RUU apa pun. Dan apa yang gue sampaikan melalui video dan tulisan, tidak ada pernyataan bahwa gue mendukung ataupun mengecilkan salah satu pihak tertentu," kicaunya.
Gofar Hilman mengakui pihaknya salah karena tak mencari tahu lebih lanjut terkait pekerjaan itu. Menutup klarifikasinya, ia menyampaikan permohonan maaf.
ADVERTISEMENT
"Kesalahan dari gue dan tim, kita tidak melakukan riset yang lebih dalam lagi sebelum dan sesudah menerima pekerjaan. Melalui tulisan ini, gue secara pribadi minta maaf, dan ke depannya gue dan tim akan lebih berhati-hati ketika menerima pekerjaan. Have a good day," pungkas Gofar Hilman.