Kumparan Logo

KOTAK Rayakan Era Independen: Bedah Simbol Magis di MV Terbaru YOLO

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
MV YOLO dari Band Kotak resmi dirilis, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. KOTAK
zoom-in-whitePerbesar
MV YOLO dari Band Kotak resmi dirilis, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. KOTAK

Setelah lebih dari dua dekade berkarya dan 18 tahun bernaung di bawah label rekaman, band rock legendaris KOTAK resmi membuka babak baru sebagai band independen.

Langkah berani ini ditandai dengan perilisan single terbaru mereka bertajuk YOLO (You Only Live Once) pada 10 Agustus 2026. Melengkapi euforia tersebut, KOTAK baru saja meluncurkan video musik (MV) resmi "YOLO" pada Jumat (21/8).

Secara musikalitas, YOLO hadir sebagai rock anthem khas KOTAK dengan energi yang meluap.

Begitu lagu dimulai, cabikan bass Chua langsung menyambar telinga, memberikan nuansa intens yang mengingatkan pendengar pada kemegahan lagu Hysteria milik MUSE.

Lagu ini menjadi refleksi keberanian Tantri, Chua, dan Cella untuk keluar dari zona nyaman, sekaligus menjadi deklarasi era baru yang lebih bebas secara kreatif.

Visual dalam MV YOLO digarap sangat serius oleh sutradara Putra Johan. Alih-alih menyuguhkan cerita linear, video ini dipenuhi oleh simbol tentang ketangguhan dan keberanian untuk bangkit.

MV YOLO dari Band Kotak resmi dirilis, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. KOTAK

"Prosesnya sebenarnya cocokologi sih. Tapi yang pasti pertama kali denger lagu YOLO ini pertama kali saya langsung bilang, 'Ini yang di kepala gua selama bertahun-tahun nih bikin video klip kepengennya kayak gini'," ujar Putra Johan lewat keterangan resmi, Sabtu (22/8).

Putra membedah satu per satu simbol yang muncul di layar. Dimulai dari sebuah pintu besar yang ia sebut sebagai Pintu Surga.

"Pintu Surga itu lebih menggambarkan pertama kali pencerahan aja sih, pencerahan kepada teman-teman yang ingin mereka cerahkan gitu. Lalu setelah itu ada cermin, cermin itu adalah untuk menggambarkan bahwa alat bercermin ke diri kita sendiri gitu, refleksi," ujarnya.

Salah satu elemen yang paling menarik perhatian netizen di kolom komentar YouTube adalah kehadiran tali merah. Putra menjelaskan, tali tersebut jadi metafora keterbatasan.

instagram embed

"Tali itu sebenarnya adalah pengekang dalam diri kita sendiri. Ketika mau bergerak, melakukan sesuatu kita malu dan segala macam itu saya gambarkan dengan tali itu. Jadi makanya mereka saling membebaskan supaya mereka bebas bergerak, bebas berekspresi, bebas menjadi diri sendiri dan mengejar cita-cita yang mereka mau gitu," tambah Putra.

MV ini juga menampilkan elemen plastik dan karpet. Menurut Putra, plastik melambangkan hambatan eksternal atau gangguan dari orang lain saat ingin maju. Sementara, karpet memiliki arti tersendiri.

"Lalu yang terakhir ada karpet, menggambarkan kenyamanan karena itu karpetnya lumayan premium tuh," kelakar Putra.

MV YOLO dari Band Kotak resmi dirilis, Jumat (21/8/2026). Foto: Dok. KOTAK

Di sisi lain, Tantri selaku vokalis menekankan bahwa status mereka sebagai band independen tidak membatasi kualitas karya visual mereka.

"Walaupun budget-nya indie ya, tapi hasilnya harus bagus gitu. Makanya kami bermain dengan simbol, kami memang nggak ada cerita, nggak ada talent khusus untuk menceritakan sesuatu tapi kami bermain dengan simbol," tegas Tantri.

Melalui YOLO, KOTAK mengajak pendengar menikmati proses bertumbuh dan tidak menyia-nyiakan waktu. Video musik YOLO kini sudah dapat dinikmati di kanal YouTube resmi KOTAK.