Kumparan Logo

Manggung di HITC LA, Rich Brian Bangga Talenta Indonesia Mendunia Lewat 88rising

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rich Brian saat tampil di Head in the Clouds Los Angeles. Foto: Youtube/88rising
zoom-in-whitePerbesar
Rich Brian saat tampil di Head in the Clouds Los Angeles. Foto: Youtube/88rising

Panggung Head in the Clouds (HITC) Los Angeles 2026 kembali jadi bukti kuatnya pengaruh musik Indonesia di kancah internasional. Sebagai salah satu pilar utama 88rising, Rich Brian, No Na, dan Warren Hue, tampil memukau.

Dalam sebuah wawancara jelang tampil, pewawancara menyoroti posisi Brian sebagai pionir yang berhasil menembus sirkuit pop dunia di usia muda.

Kehadiran talenta baru Indonesia seperti No Na dan Warren Hue dalam jajaran lineup HITC tahun ini menjadi bukti bahwa jalan yang dibuka Brian kini telah menjadi arus utama.

Rich Brian tidak dapat menyembunyikan rasa antusiasnya saat melihat fenomena ini. "Wah, ini benar-benar pengalaman yang luar biasa, sebuah pengalaman yang unik," ungkap Brian dengan penuh semangat.

Penyanyi Rich Brian saat hadir konferensi pers GUE88 University Offcial Launc Party di Grand Indonesia, Jakarta, (1/9/2023). Foto: Agus Apriyanto

Baginya, melihat Indonesia melalui karya seni di Amerika adalah sebuah pencapaian emosional yang konsisten ia rasakan.

"Aku sangat senang dan bangga, selalu. Kurasa setiap kali aku melihat talenta baru dari Indonesia, aku selalu merasa, 'wow, aku tidak tahu hal seperti ini ada'," tutur Brian.

Brian melihat masa depan musik Indonesia dengan optimis. Ia mengaku tidak sabar menantikan gebrakan baru dari generasi setelahnya.

"Dan aku sangat bersemangat melihat apa lagi yang akan mereka rilis. Aku juga bersemangat melihat siapa lagi yang akan muncul, talenta baru apa lagi yang akan hadir. Ini adalah hal yang paling keren," tutup Brian.

Rich Brian Bawakan Dat Stick di HITC

instagram embed

Di atas panggung, Brian membuktikan bahwa ia tetap menjadi raja di festival ini. Ia membuka penampilannya dengan intro yang diikuti oleh lagu Senja, membawa suasana hangat ke tengah kerumunan LA.

Tak membiarkan tempo menurun, ia langsung menggebrak dengan Tokyo Drift, Glow Like That, hingga lagu ikonik yang memicu riuh penonton, Edamame.

Salah satu momen yang dinantikan adalah saat Brian membawakan Oh Well, lagu dari album terbarunya bertajuk Where Is My Head? yang baru saja dirilis pada 2026.

Penampilan tersebut disusul dengan deretan lagu hits lainnya seperti 100 Degrees, Tear, dan tembang melankolis Drive Safe dari album The Sailor, yang membuat penonton bernyanyi bersama.

Suara denting keys History lalu memicu teriakan histeris dari para penggemar. Brian benar-benar menggebrak emosi penonton lewat aransemen History yang megah, disusul dengan Timezones yang syahdu.

Sebagai penutup, Rich Brian memberikan kejutan lewat lagu ikonik Dat $tick, lagu yang telah melambungkan namanya namun jarang sekali ia bawakan secara live selama bertahun-tahun terakhir.

Encore ini menjadi simbol bahwa meski ia telah berevolusi jauh secara musikalitas, Brian tidak pernah lupa dari mana ia berasal.