Menjelang Usia ke-20, RAN Ungkap Kunci Bertahan di Industri Musik
·waktu baca 3 menit

Grup musik asal Jakarta, RAN, akan memasuki usia ke-20, tahun depan. Trio yang beranggotakan Rayi, Asta, dan Nino ini memulai perjalanan musik mereka pada 2006, dan hingga kini masih aktif menciptakan karya serta tampil di berbagai panggung.
Di tengah dunia musik yang terus berubah dan banyaknya musisi baru yang bermunculan, RAN tetap bertahan. Bahkan, lagu-lagu mereka masih dinikmati lintas generasi.
"Kita sangat mensyukuri bahwa sebuah grup band bisa sampai 20 tahun itu sangat baik sekali, enggak semua grup musik bisa mencapai itu," ujar Nino mewakili perasaan ketiganya saat ditemui di sela-sela acara festival musik Jazz Gunung Bromo Series 1 yang digelar di Amfiteater Jiwa Jawa Resort Bromo, Sabtu (19/7).
Bagi RAN, kunci untuk bisa bertahan lama bukan soal ikut arus, tapi soal konsistensi. Sejak awal kemunculan, RAN dikenal dengan warna musik yang memadukan R&B, hip hop, funk, jazz, dan pop alternatif. Ciri khas ini juga yang mereka pertahankan sampai sekarang.
"Kalau ditanya gimana caranya bisa tetap relevan (dengan pendengar muda), jujur kita juga enggak tahu," kata Rayi sambil tertawa. "Yang penting tetap berkarya. Hari ini aja kita akan rilis single baru 'Masih Takut Mencinta'. Jadi salah satu caranya ya itu, terus bikin karya," tambah Rayi.
Nino menambahkan bahwa mereka juga banyak belajar dari para musisi yang lebih senior. "Kita lihat, yang bisa bertahan lama itu karena mereka tetap jadi diri sendiri. Tren itu akan terus berganti. Alih-alih ngikutin tren, kita lebih baik tetap menjadi RAN yang orang-orang kenal yang ceria, yang semangat," ujar dia.
Sebagai grup yang telah lama bertahan di industri musik, ketiga member RAN juga sempat berbagi pendapat soal band-band yang menurut mereka tidak boleh bubar. Nino, sambil bercanda, langsung menyebut RAN sebagai yang pertama.
“Satu, RAN. Jelas karena rezekinya di sini,” celetuknya.
Selain RAN, mereka juga menyebut Sheila on 7 dan Kahitna sebagai dua band yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan bermusik mereka.
"Kita remajanya ditemani album-album Sheila on 7, jadi semoga terus ada dan terus aktif mengeluarkan karya-karya terbaru," ujar Nino yang juga diamini oleh Asta dan Rayi.
Ia juga menambahkan bahwa Kahitna punya tempat khusus di hati mereka. "Saya pribadi sangat terpapar banget sama Kahitan dari kecil. Kita tuh pertama kali manggung di acara Kahitna di ulang tahun mereka yang ke-25 itu udah berapa tahun yang lalu. Sekarang mungkin mereka udah 40 tahun, jadi kayak ngelihat Kahitna itu jadi satu barometer buat kita juga pengin banget kariernya sepanjang mereka dan masih tetap dicintai," ucap Nino.
