kumparan
23 Februari 2017 17:38

Menjenguk Waldjinah Si 'Walang Kekek'

Penyanyi Waljinah
Penyanyi Waljinah (Foto: Maulana Surya/ANTARA)
Penyanyi Waldjinah yang terkenal dengan lagu Jawa "Walang Kekek" menerima kunjungan keluarga, kerabat, dan jurnalis setelah sembuh dari sakit, di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/2).
ADVERTISEMENT
Maestro keroncong yang pernah berduet dengan almarhum Chrisye dalam lagu "Semusim" itu sebelumnya dilarikan ke rumah sakit setelah gula darahnya anjlok.
Waldjinah lahir di Solo, 7 November 1945. Selama berkarier, Waldjinah telah menghasilkan 200 album dan 1.700 lagu rekaman.
Ini petikan lirik lagu "Walang Kekek" yang melekat kuat pada sosok seorang Waljinah:

Walang kekek, menclok neng tenggok. Mabur maneh, menclok neng pari. Ojo ngenyek yo Mas, karo wong wedok. Yen ditinggal lungo, setengah mati.

- Lirik Walang Kekek

Artinya: Walang kekek, hinggap di bakul. Terbang lagi, hinggap di padi. Jangan menghina kaum perempuan, ya Mas. Kalau ditinggal pergi rasanya setengah mati.
Sungguh lagu yang penuh pesan moral, bukan?
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan