Kumparan Logo

MTV VMAs 2026 Hapus Kategori Best Rock Setelah Berjalan Tiga Dekade

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Aerosmith dan Post Malone di MTV VMA Foto: REUTERS/Lucas Jackson
zoom-in-whitePerbesar
Aerosmith dan Post Malone di MTV VMA Foto: REUTERS/Lucas Jackson

Perubahan besar terjadi dalam ajang penghargaan MTV Video Music Awards (VMAs) 2026. Setelah bertahan selama 37 tahun, kategori Best Rock resmi dihapus dari daftar nominasi tahun ini. Keputusan tersebut diumumkan bersamaan dengan perilisan daftar nominasi secara resmi, yang langsung memicu perbincangan hangat di kalangan penikmat musik global.

Sebagai gantinya, pihak penyelenggara kini memperkenalkan kategori Best Alternative untuk mengakomodasi musisi dari spektrum musik yang lebih luas. Langkah baru ini dinilai cukup kontras oleh sebagian penggemar, mengingat pada gelaran sebelumnya pihak VMAs sempat memberikan penghormatan khusus bagi musisi Ozzy Osbourne melalui penampilan kolaboratif dari Yungblud serta personel Aerosmith.

Perjalanan Sejarah Kategori Rock di Panggung VMAs

Kategori musik cadas sebenarnya memiliki sejarah yang sangat panjang di ajang penghargaan ini sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1989. Kala itu, kategori tersebut pertama kali muncul dengan nama Best Heavy Metal Video sebelum akhirnya mengalami beberapa kali penyesuaian nama guna mengikuti pergeseran tren musik dunia dari masa ke masa.

Dalam perjalanannya, nama kategori ini sempat bermutasi menjadi Best Metal/Hard Rock Video dan Best Hard Rock Video. Format nama tersebut kemudian disederhanakan menjadi Best Rock Video pada tahun 1997, sebelum akhirnya dikenal luas hanya dengan sebutan Best Rock dalam beberapa tahun terakhir sebelum resmi ditiadakan.

instagram embed

Pada penyelenggaraan tahun ini, ruang kompetisi bagi para musisi beraliran keras akan dialihkan sepenuhnya ke dalam kategori Best Alternative. Deretan musisi berbakat yang berhasil masuk ke dalam nominasi baru ini di antaranya adalah Geese, Tame Impala, Olivia Rodrigo, Sombr, hingga Noah Kahan.

Dominasi Nominasi Terbanyak dan Rekor Baru Taylor Swift

Dilansir dari NME, ajang penghargaan yang akan diselenggarakan di Peacock Theater, Los Angeles, California ini menempatkan Madonna sebagai musisi dengan perolehan nominasi terbanyak. Penyanyi kawakan tersebut sukses mengantongi 11 nominasi sekaligus, termasuk kategori bergengsi Video of the Year untuk proyek film pendeknya yang bertajuk Confessions II – The Film.

Tak kalah mencuri perhatian, musisi Taylor Swift membayangi di posisi kedua dengan total sembilan nominasi lewat karya visual The Fate of Ophelia. Gelaran tahun ini menjadi momentum yang sangat krusial bagi Swift, sebab jika ia berhasil membawa pulang satu piala saja, ia akan resmi memecahkan rekor baru.

Saat ini, Swift masih berbagi posisi dengan Beyonce sebagai musisi dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah VMAs dengan masing-masing mengoleksi 30 trofi. Kemenangan tambahan di kategori apa pun pada tahun ini akan langsung menobatkan Swift sebagai musisi tersukses dalam sejarah ajang penghargaan tersebut.

Persaingan Ketat Musisi Global di Berbagai Kategori Utama

Panggung persaingan juga dipastikan akan berlangsung sengit untuk kategori Artist of the Year. Selain Madonna dan Taylor Swift, nama-nama besar lain seperti Ariana Grande, Bruno Mars, hingga Sabrina Carpenter turut bersaing ketat memperebutkan gelar prestisius tersebut.

Sementara itu, persaingan di kategori Song of the Year diramaikan oleh kolaborasi Madonna bersama Sabrina Carpenter lewat lagu Bring Your Love. Lagu tersebut harus bersaing dengan karya populer lainnya seperti Swim milik grup BTS, Man I Need dari Olivia Dean, hingga Where Is My Husband! milik Raye.

Beberapa musisi populer lain juga berhasil mengamankan posisi mereka di kategori berbeda. Harry Styles sukses mendapatkan nominasi di kategori Best Dance untuk lagu Aperture, sedangkan Charli XCX berhasil mengamankan dua nominasi sekaligus untuk kategori Best Pop dan Best Art Direction lewat proyek terbarunya.