Pertama Kali Masuk Nominasi, Perunggu Langsung Boyong Piala AMI Awards 2026

Band Perunggu berhasil membawa pulang penghargaan Duo/Grup Pop Terbaik, lewat lagu "Pikiran Yang Matang" dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026. Pencapaian ini terasa istimewa karena menjadi pengalaman pertama mereka masuk nominasi sekaligus memenangkan penghargaan di ajang tersebut.
Maul dan Adam, mengungkapkan bahwa tahun ini menjadi kali pertama mereka menghadiri AMI Awards. Keduanya pun bersyukur bisa langsung membawa pulang piala.
“Ini pertama kali kami datang ke sini, pertama kali masuk nominasi, pertama kali dapat. Alhamdulillah,” ujar Maul usai AMI Awards 2026 di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Bagi Maul, keberhasilan tersebut merupakan berkah dari perjalanan yang selama ini mereka jalani. Ia juga menyebut pencapaian itu tidak lepas dari doa dan dukungan banyak orang.
“Apa yang kami jalani itu adalah mimpi jutaan orang. Jadinya ketika udah dijalanin ya emang harus apa ya, kayak rasanya jadi jalanin amanah banyak orang aja gitu. Jadi ada tanggung jawab juga buat jalanin,” katanya.
Maul mengatakan bahwa masuk nominasi saja sebenarnya sudah membuat mereka senang. Oleh karena itu, kemenangan yang akhirnya diraih menjadi tambahan rasa syukur bagi seluruh personel.
“Pas masuk nominasi, sih rasanya kayak, ya alhamdulillah. Sebetulnya kayak, ya udah, sebenarnya sampai situ udah senang banget kami sejujurnya. Dan ini adalah bonusnya. Jadi bersyukurnya jadi lebih banyak,” ungkap Maul.
Adam menambahkan bahwa penghargaan tersebut juga menjadi kebanggaan bagi keluarga mereka. Ia bercerita bahwa foto kemenangan Perunggu sudah dibagikan ke grup WhatsApp keluarga besar.
Di sisi lain, Maul menilai keputusan untuk fokus bermusik sejauh ini telah membawa banyak berkah bagi mereka.
“Sejauh ini tepat, ya. Tepat, ya setidaknya lebih banyak berkahnya ternyata,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Maul juga menceritakan proses penggarapan album “Dalam Dinamika”. Saat mengerjakan album tersebut, para personel Perunggu masih menjalani pekerjaan kantoran di tengah jadwal manggung yang semakin padat.
Mereka harus membagi waktu untuk rekaman pada malam hari atau akhir pekan ketika tidak memiliki jadwal pertunjukan. Maul turut mengapresiasi dua produser album tersebut, Petra dan Enrico, yang ikut membantu mewujudkan karya mereka.
Menurut Maul, salah satu hal yang membuat mereka puas adalah ketika mendengar hasil akhir album setelah melalui proses mastering.
“Kaminya suka,” tutupnya.
