Prilly Latuconsina Beri Penjelasan soal Nominasi FFI 2026

Daftar nominasi penerima Piala Citra dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2026 resmi diumumkan pada Senin (12/10).
Tahun ini, FFI menghadirkan 23 kategori utama yang mencakup berbagai aspek perfilman. Beberapa di antaranya adalah Film Cerita Panjang Terbaik, Sutradara Terbaik, Pemeran Utama Pria Terbaik, Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Pemeran Pendukung Pria Terbaik, Pemeran Pendukung Perempuan Terbaik, serta Penulis Skenario Terbaik dan Penulis Skenario Adaptasi Terbaik.
Selain itu, terdapat kategori teknis dan artistik, seperti Penata Suara Terbaik, Penata Musik Terbaik, Pencipta Lagu Tema Asli Terbaik, Pengarah Sinematografi Terbaik, Pengarah Artistik Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik, Penata Efek Visual Terbaik, Penata Busana Terbaik, dan Penata Rias Terbaik.
FFI 2026 juga memberikan penghargaan untuk Film Animasi Pendek Terbaik, Film Cerita Pendek Terbaik, Film Dokumenter Panjang Terbaik, Film Dokumenter Pendek Terbaik, serta Karya Kritik Film Terbaik.
Meski menghadirkan banyak nama dari berbagai kategori, daftar nominasi tahun ini tidak lepas dari kritik. Sejumlah warganet menyayangkan absennya Irma Rihi, yang dinilai layak mendapat pengakuan atas perannya sebagai ibu Na Willa.
Apalagi Luisa Adreena, pemeran Na Willa, berhasil masuk nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2026. Dalam kategori tersebut, Luisa bersaing dengan Christine Hakim, Marsha Timothy, Meriam Bellina, dan Shenina Cinnamon.
Kondisi ini membuat sebagian warganet mempertanyakan alasan Irma tidak ikut masuk nominasi. Bahkan, ada yang menilai penampilan Luisa dan Irma seharusnya mendapat pengakuan secara bersamaan.
“MEREKA BERDUA HARUSNYA SEPAKET MASUK NOMINASI LEAD BAHKAN KEDUANYA HARUS SEPAKET MENANG CITRA!!!! SHAME ON YOU @festivalfilmid!!!” tulis warganet di laman threads.
Ramainya perbincangan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Prilly Latuconsina. Sebagai Ketua Pelaksana FFI sekaligus Ketua Bidang Program, Prilly memberikan penjelasan mengenai mekanisme penentuan nominasi Piala Citra 2026.
“Aku jelaskan sedikit ya, selebihnya mungkin bisa baca buku panduan penjurian FFI 2026 yang ada di situs resmi kami,” tulis Prilly.
Ia menjelaskan bahwa penentuan nama-nama yang masuk nominasi dilakukan oleh Akademi Citra dan asosiasi melalui mekanisme pemungutan suara atau voting. Menurut Prilly, komite FFI hanya menerima hasil penilaian tersebut dan tidak memiliki kewenangan untuk mengubahnya. Hal ini dilakukan agar proses penjurian tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
“Komite hanya menerima hasil karena kita tidak boleh mengganggu hasil penilaian. So, nama-nama yang masuk bukan kita yang menentukan,” jelasnya.
FFI 2026 sendiri menghadirkan 23 kategori utama serta 4 penghargaan khusus, yaitu film terlaris, film pilihan penonton, aktor pilihan penonton, dan aktris pilihan penonton. Malam puncak penganugerahan Piala Citra FFI 2026 dijadwalkan pada November 2026 mendatang.
