kumparan
search-gray
Entertainment6 Juli 2018 17:18

Rano Karno Kagum dengan Sosok Pak Tile yang Buta Huruf

Konten Redaksi kumparan
Rano Karno Kagum dengan Sosok Pak Tile yang Buta Huruf (28425)
Foto pemeran film ‘Si Doel The Movie’ di makam Benyamin Sueb, TPU Karet Bivak. (Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan)
Setelah berkunjung ke makam Benyamin Sueb, para pemain ‘Si Doel The Movie’ melanjutkan perjalanannya menuju makam Pak Tile yang berlokasi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
Namun kali ini, Maudy Koesnaedy tidak ikut, karena memiliki urusan lain. Ketika menuju makam pria kelahiran Jakarta itu, mereka kerap menyapa kerabat dari Pak Tile yang juga hadir di makam tersebut.
Setibanya di makam, Rano Karno sempat ‘menyapa’ Pak Tile. Setelah itu, mereka langsung duduk di pinggir makam, membaca doa, serta menabur bunga. “Ini kita ramai-ramai datang nih, Kong,” ujar Rano Karno, Jumat (6/7).
Rano Karno Kagum dengan Sosok Pak Tile yang Buta Huruf (28426)
Foto pemeran film 'Si Doel The Movie' di TPU Srengseng, Jakarta Selatan. (Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan)
Di mata Rano, sosok pemain film ‘Nona Manis’ itu merupakan orang yang hebat. Sebab, Pak Tile adalah orang yang buta huruf. Meski memiliki kekurangan, namun mendiang Pak Tile bisa berakting dengan maksimal.
“Beliau ini buta huruf, beliau bisa hafal semua dialog. Itu kan punya insting yang kuat. Orang enggak bisa baca, bayangin, hafalnya lebih dulu dia dibanding sama orang yang bisa baca. Dia cuma nanya ‘Doel, gue ngomong apa?’ Sudah, asistennya ngebacain,” ucap Rano.
ADVERTISEMENT
Selain Pak Tile, pria berumur 57 tahun ini menyebutkan bahwa ada dua pemain sinetron ‘Si Doel Anak Sekolahan’ lainnya yang juga mengalami buta huruf. Mereka adalah Pak Bendot dan istri dari Pak Tile, Rodiah.
Rano Karno Kagum dengan Sosok Pak Tile yang Buta Huruf (28427)
Foto pemeran film 'Si Doel The Movie' di TPU Srengseng, Jakarta Selatan. (Foto: Sarah Yulianti Purnama/kumparan)
“Bayangin, buta huruf, dua-duanya ketemu. Kalau berantem, kami diemin, deh, kapan habisnya nih. Itulah kekuatan pemain-pemain panggung. Dia punya imajinasi, improvisasi dan daya ingat yang luar biasa,” katanya.
Di sinetron ‘Si Doel Anak Sekolahan’, Pak Tile berperan sebagai Engkong Ali. Sedangkan Mandra berperan sebagai dirinya sendiri. Dalam sinetron itu, Mandra berperan sebagai sosok yang keras. Dia pun sering bertengkar dengan Engkong Ali.
Hubungan antara Mandra dengan Pak Tile sudah terjalin sangat dekat. Sebab sebelum bermain sinetron, mereka sering bermain lenong bersama. Mandra pun mengungkapkan sosok Pak Tile yang cuek.
ADVERTISEMENT
“Bercanda kadang-kadang enggak pernah selesai, dia bercanda enggak pernah lihat muka. Bercanda sama anak-anak, jadi saja. Cuek dia orangnya, cuek total,” beber Mandra.
Perjalanan mereka napak tilas ke makam-makam para pemain sinetron ‘Si Doel Anak Sekolahan’ pun masih berlanjut. Setelah Pak Tile, mereka juga akan mengunjungi makam Basuki yang berlokasi di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan.
Banyaknya minat warga Indonesia yang ada di Belanda terhadap film ‘Si Doel The Movie’, membuat film itu akan tayang perdana di bioskop Negeri Kincir Angin tersebut pada 23 Juli mendatang. Sedangkan di Indonesia, film tersebut akan tayang pada 2 Agustus.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white