Vicky Prasetyo Tak Mau Lagi Adu Tinju Lawan Teman

Vicky Prasetyo mengaku trauma atas kejadian yang menimpa Dede Sunandar. Pukulan Vicky sempat membuat Dede tak sadarkan diri dalam event Kapolda Fighter Match, di GOR Kota Jambi, Sabtu (3/10).
Vicky menegaskan tidak akan pernah lagi bertanding tinju melawan orang yang ia kenal.
Vicky mengaku, beban moral bertanding melawan kawan sendiri jauh lebih berat ketimbang adu fisik itu sendiri.
"Saya setelah ini tidak akan mau tinju bersama musuh yang kenal, atau teman. Jadi kalau mau ya tinju benar-benar sama orang yang nggak dikenal, atau yang selewatan. Karena morilnya sih," ungkap Vicky kepada kumparan, Minggu (4/10).
Vicky teringat kembali pada peristiwa tragis yang menimpa mendiang pelatihnya, petinju nasional Hero Tito, yang meninggal dunia di hadapannya.
"Saya sudah pernah kehilangan pelatih saya, almarhum Hero Tito, di depan saya. Saya tidak akan membiarkan juga untuk kehilangan sahabat saya. Makanya saya bawa (Dede) ke rumah sakit langsung," tegas Vicky dengan nada prihatin.
Kondisi Terkini Dede Sunandar di RS
Vicky membeberkan, Dede langsung mendapat penanganan medis pada malam pertandingan setelah hilang kesadaran.
"Sudah di-rontgen semalam, terus sempat enggak sadar diri kata dia, blackout gitu begitu kena pukulan. Makanya langsung dibawa ke rumah sakit," ujar Vicky.
Vicky menyebut Dede Sunandar sudah sadarkan diri dan dalam keadaan baik. Saat ini rekannya itu masih dirawat di RS.
"Saya langsung bawa ke RS. Dan sekarang kondisinya baik dan sudah sadarkan diri," tutupnya.
