Entertainment
·
19 Maret 2021 14:40

Big Hit Entertainment yang Naungi BTS Ganti Nama Jadi HYBE Corporation

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Big Hit Entertainment yang Naungi BTS Ganti Nama Jadi HYBE Corporation (186309)
searchPerbesar
Big Hit Entertainment. Foto: Big Hit Entertainment
Agensi yang menaungi BTS, Big Hit Entertainment, mengubah nama perusahaannya menjadi HYBE Corporation. Nama HYBE disebut melambangkan koneksi, ekspansi, dan hubungan.
ADVERTISEMENT
Perusahaan ini terdiri dari HYBE Labels, HYBE Solutions, dan HYBE Platforms.
Big Hit Music, BELIFT LAB, Source Music, Pledis Entertainment, KOZ Entertainment, and HYBE Labels Japan akan bernaung di bawah HYBE Labels.
Sementara, HYBE Solutions akan fokus di konten video, IP, pendidikan, game, dan lainnya. Untuk Weverse akan dikelola oleh HYBE Platforms.
"Kami memulai perjalanan baru di HYBE dengan misi dan struktur yang baru. Kami tetap akan percaya kepada kekuatan inovasi musik, industri hiburan, membagikan pengaruh positif, dan mengubah gaya hidup," kata CEO Bang Si Hyuk, dilansir Soompi.
Sebelumnya dikutip dari Variety, perusahaan itu telah mendaftarkan nama barunya kepada pihak berwenang di Korea Selatan.
Perubahan nama dilakukan karena visi perusahaan yang telah berkembang dan ingin melebarkan sayapnya sebagai platform gaya hidup yang lebih komprehensif.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya berkecimpung dengan distribusi hingga mengurus para seniman di industri musik dan film, perusahaan itu juga ingin mengembangkan sektor bisnis lainnya seperti travel hingga properti.

Profil Singkat Big Hit Entertainment

Big Hit Entertainment terbentuk di 2005 dan merupakan salah satu agensi 'underdog' di dunia K-Pop, karena bersaing dengan tiga manajemen agensi besar lainnya yang mendominasi.
Kehadiran BTS membuat Big Hit Entertainment ikut melambung dan mendapatkan pendapatan dominasi dari grup itu.
Selain BTS, grup lainnya yang tergabung dalam naungan Big Hit Entertainment di antaranya ada GFRIEND, TXT, dan SEVENTEEN.
Diketahui pada Januari 2021, saham Big Hit Entertainment melejit hingga 52 persen lebih tinggi mencapai USD 6,4 miliar dibanding pada saat penawaran perdananya dengan jumlah USD 820 juta.
ADVERTISEMENT