Drama Sweet Home Tunjukkan Manusia Bisa Jadi seperti Monster karena Keinginannya

kumparanK-POPverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penghuni Green Home dok Netflix
zoom-in-whitePerbesar
Penghuni Green Home dok Netflix

Netflix telah mengadaptasi webtoon Sweet Home yang dibaca 1,2 miliar kali menurut Naver, menjadi drama Korea.

Drama ini berkisah tentang insiden misterius yang mengubah orang-orang jadi monster, termasuk para penghuni di sebuah apartemen bernama Green Home.

Cha Hyeon Su (Song Kang), sebagai seorang remaja penyendiri bersama penghuni Green Home lainnya, harus berjuang mempertahankan hidup setelah orang-orang tiba-tiba berubah menjadi monster.

kumparan post embed

Hyeon Su harus menghadapi serangkaian situasi menegangkan agar bisa keluar dan menyelamatkan penghuni lainnya.

Drama ini juga dibintangi oleh sederet aktor ternama seperti Lee Jin Wook, Lee Si Young, sampai Lee Do Hyun.

Kehadiran Monster di Drama Korea Sweet Home

Penghuni Green Home dok Netflix

Sutradara Lee Eung Bok yang menggarap Sweet Home mengatakan, meski menghadirkan monster ia justru ingin berbicara tentang manusia.

"Aku ingin meminta penonton untuk mendefinisikan apa monster itu. Dalam serial tersebut, Cha Hyeon Su mengatakan ada monster yang tidak menyerang manusia. Aku pikir memiliki keinginan dan penampilan monster tidak selalu buruk. Aku ingin berbicara tentang prasangka seperti itu di sini," tutur sutradara yang pernah mengerjakan Mr. Sunshine dan Descendants of the Sun itu, dari konferensi pers virtual Sweet Home.

Sutradara Lee Eung Bok dok YouTube Netflix

Lee Eung Bok menambahkan dari sejumlah film dan drama monster yang pernah tayang, baru melalui Sweet Home inilah dia bisa melihat manusia yang bisa menjadi monster karena keinginan mereka. Baginya ini sangat menarik.

Ia juga ingin penonton mendalami pemahaman tentang apa artinya jadi manusia. Bukan hanya soal baik dan buruk.

"Aku ingin menegaskan di sini ada manusia kayak monster, dan monster kayak manusia," lanjut dia, dalam wawancara virtual yang dihadiri kumparan.

Monster di Sweet Home dok Netflix

Ketika berbicara tentang 'menghidupkan' monster, dia mencoba yang terbaik agar tidak mengecewakan penggemar webtoon-nya.

Bahkan di tengah proses syuting Eung Bok harus menambahkan imajinasinya sendiri, karena episode terbaru dari webtoon sempat belum dirilis.

"Ternyata tidak jauh beda (antara imajinasi dan episode webtoon). Sampai aku berpikir ada mata-mata di studio. Anyway, ini adalah pengalaman yang menyenangkan," ungkap Eung Bok.