kumparan
11 September 2019 14:48

Epik High Ingin Lagunya Membantu Penderita Depresi

Epik High Foto: Facebook/@EPIKHIGH
Epik High menjadi salah satu grup musik Korea yang sering mengangkat tema tentang kehidupan sosial, seperti kesehatan mental, kapitalisme, hingga norma sosial. Lewat tema tersebut, Epik High seolah mengajak pendengarnya untuk lebih peduli dengan isu yang ada di masyarakat.
ADVERTISEMENT
Grup beranggotakan Tablo, Mithra, dan Tukutz ini lalu berbicara mengenai tema lagu yang ingin mereka angkat di masa yang akan datang.
Menurut Tablo, Epik High akan terus mengeksplor tema lain untuk lagu-lagu mereka, yang diharap bisa membantu banyak pendengar, salah satunya para penderita depresi. Epik High sendiri, sejak debut 16 tahun lalu, sering mengangkat tema soal depresi.
"Kembali lagi ke album lama kami dari 16 tahun yang lalu. Aku perhatikan, aku sudah berbicara tentang depresi sejak album pertama kami," ujar Tablo seperti dikutip dari Hellokpop.
"Masalahnya saat itu depresi dan kegelisahan bukan topik diskusi umum di Korea. Sekarang, orang sudah terbiasa dengan topik itu. Masih banyak tema yang bisa aku bicarakan (di masa yang akan datang), dan banyak cara bagiku untuk membantu (pendengar) melalui musik kami," tambahnya.
EPIK HIGH Foto: Foto: Facebook/@EPIKHIGH
Kemudian, para pelantun 'Lullaby For A Cat' ini membicarakan album 'Sleeples in _____'. Album ini terasa spesial karena menjadi karya independen pertama Epik High setelah keluar dari YG Entertainment.
ADVERTISEMENT
Mereka bercerita mengapa berani mengangkat tema soal 'kesulitan tidur' dibanding tema-tema lain. Menurut Tukutz, tema tersebut adalah topik umum bagi semua orang.
"Aku percaya bahwa sulit tidur adalah topik yang umum bagi semua orang, yang berkaitan dengan semua orang, seperti halnya cinta dan patah hati," tuturnya.
Mithra menambahkan bahwa musik mereka sangat lo-fi, sehingga pendengar akan merasa tenang dan cocok didengar berulang-ulang saat akan tidur.
Saat ini Epik High sedang disibukkan dengan tur konser dunia. Mereka baru mengunjungi Amerika Utara, Eropa, dan baru-baru ini menggelar konser di Singapura. Kemudian akan melanjutkan konser di Hong Kong, Taipei, dan Seoul.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan