Fanbase, Wadah Bagi Fans Blackpink Berkumpul dan Berbagi dengan Sesama

Keberadaan Blink (fans Blackpink) tidak hanya ada di Korea, tapi juga menyebar di seluruh dunia termasuk Indonesia. Sebagian besar Blink yang ada di Indonesia, aktif membagikan informasi dalam bentuk foto dan video melalui akun media sosial. Mereka membentuk sebuah komunitas (fanbase) dan berbagi informasi soal kegiatan Blackpink.
Salah satu fanbase Blink yang paling populer di Indonesia yaitu 'Blackpink Jjang'. Komunitas yang aktif di Instagram ini memiliki lebih dari 91 ribu followers yang berasal dari berbagai negara di dunia.
Fanbase tersebut didirikan oleh gadis bernama Dhea sejak September 2016. Awalnya siswa SMA tersebut membentuk Blackpink Jjang agar bisa berbagi informasi mengenai Blackpink kepada Blink lainnya. Melalui kegiatan ini, ia juga merasa senang, karena bisa berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai negara dan memiliki kesukaan yang sama.
"Selama jadi admin, aku dapat banyak teman baru. Bisa tahu dan mempelajari serta menyesuaikan karakter orang-orang yang memiliki hobi yang sama dengan kita. Baik yang dari luar negeri maupun dari dalam negeri. Dan yang pasti mendapatkan rasa bangga, karena bisa kasih banyak informasi ke mereka. Ada yang benar-benar mengandalkan fanbase ini sebagai perantara informasi dari bias mereka yang jauh di Korea sana," cerita Dhea saat dihubungi oleh tim kumparanK-Pop melalui direct message Instagram.
Tak hanya Dhea, Liu menjadi salah satu Blink asal Indonesia yang berinisiatif untuk mendirikan fanbase Blackpink di Indonesia. Sejak 22 Oktober 2017 lalu, ia aktif mengelola fanbase bernama 'I am YG Fashion Blackpink'.
Sesuai dengan nama yang digunakannya, fanbase ini fokus membagikan informasi seputar fashion dan aksesoris yang digunakan oleh keempat anggota Blackpink. Ia selalu memberikan informasi soal brand dan harga produk-produk yang digunakan oleh idolanya tersebut.
"Hampir 100% (konten) isi dari fanbase ini tentang fashionnya Blackpink. Karena menurut aku fashion mereka itu bagus dan pastinya banyak Blink di Indonesia yang penasaan dengan apa yang mereka gunakan," ujarnya saat dihubungi oleh tim kumparanK-Pop via pesan elektronik.
Biasanya mencari tahu informasi fashion yang digunakan oleh Blackpink melalui internet. Atau terkadang ia juga bertanya kepada para followers fanbase tersebut melalui Insta Story. Kini setelah setahun aktif, fanbase 'I Am YG Fashion Blackpink' yang dikelolanya telah memiliki lebih dari 123 ribu pengikut di akun Instagram.
Lewat fanbase ini, Dhea dan Liu selalu berusaha untuk mempersatukan semua Blink yang ada di Indonesia. Meski mungkin tidak bisa bertemu langsung, namun sebagian besar Blink di Indonesia bisa berkumpul bersama melalui konten yang mereka bagikan di fanbase tersebut.
Tak hanya itu, Blink menunjukkan cintanya kepada Blackpink dengan menggalang donasi untuk membantu sesama. Dengan mengandalkan 'Blackpink Jjang', Dhea bekerja sama dengan Blink Indonesia lainnya untuk membantu para korban bencana alam di Palu, yang terjadi beberapa waktu lalu.
Selama 14 hari mereka mempromosikan aksi sosial 'Blackpink dan Blink Indonesia Peduli Gempa Donggala-Palu'. Dan mampu mengumpulkan dana lebih dari Rp 7 juta. Dana tersebut kemudian ia sumbangkan kepada Lembaga Kemanusian Aksi Cepat Tanggap pada 19 Oktober 2017 agar dikelola dengan baik.
