Generasi Grup K-Pop dari Masa ke Masa

Dalam dunia K-Pop, ada hal yang dinamakan sebagai generasi grup idola. Walau belum pernah ada yang membuat definisi mengenai pembagian generasi tersebut, umumnya, pembagian generasi ini akan didasarkan pada era dan skala aktivitas grup yang bersangkutan.
Setidaknya, hingga saat ini, sudah ada tiga generasi K-Pop, yaitu generasi pertama, generasi kedua, generasi ketiga dan seterusnya.
Untuk mengetahui lebih banyak mengenai ketiga generasi idola K-Pop, tim kumparan (kumparan.com) telah merangkum informasi mengenai masing-masing generasi.
1. Generasi Pertama
Generasi pertama grup idola K-Pop biasanya dianggap sebagai mereka yang debut dan aktif pada sekitar tahun 90-an hingga awal tahun 2000. Contohnya, Shinhwa, H.O.T, Fin.K.L, Sechs Kies, S.E.S, juga g.o.d.
Pada generasi ini, industri musik K-Pop belum banyak merambah ke ranah digital maupun pasar luar negeri. Meski demikian, grup-grup K-Pop generasi pertama memiliki penggemar yang begitu loyal, bahkan hingga saat ini. Hal ini tercermin dari jumlah penonton konser grup pertama yang diadakan hingga hingga masa kini. Misalnya, konser Shinhwa. Pada tahun 2016, konser tiket grup debutan 1998 ini terjual ludes dalamm 10 menit saja.
Selain itu, karakteristik lain dari grup idola generasi pertama adalah penggunaan gaya berpakaian dan tatanan rambut yang dapat dikatakan cukup nyentrik. Misalnya, gaya rambut yang dipertahankan oleh Moon Hee-jun eks H.O.T hingga saat ini. Ia menggunakan gaya rambut belah tengah dengan poni yang cukup panjang di kedua sisi.
2. Generasi Kedua
Dilansir popcrush.com, generasi kedua K-Pop dimulai pada awal tahun 2000 hingga sekitar tahun 2009 atau 2012. Generasi ini dihiasi oleh mereka yang berjasa dalam menyebarkan K-Pop hingga ke luar Korea Selatan, dimulai dari TVXQ dan dilanjutkan dengan grup seperti Bigbang, SNSD, Wonder Girls, Super Junior, SHINee, T-Ara, 2PM, Beast, Infinite, hingga Sistar.
Pada era ini, K-Pop sudah mulai digandrungi oleh masyarakat internasional, termasuk oleh para penggemar Indonesia. Fans luar negeri grup idola K-Pop generasi ini sangatlah berdedikasi. Mereka mengoleksi video maupun merchandise resmi dari grup-grup idola kesayangannya, terlepas dari batasan sumber daya yang ada. Selain itu, pada era ini, banyak fans atau fandom yang menamakan diri mereka subber (menerjemahkan bahasa Korea ke bahasa lain) mulai bermunculan. Mereka lah yang kemudian berjasa memberikan informasi secara meluas kepada fans lain di seluruh dunia.
3. Generasi Ketiga dan Seterusnya
Dapat dibilang, grup dari generasi ini adalah mereka yang sedang aktif melanjutkan popularitas K-Pop hingga kini. Misalnya, EXO, BTS, Red Velvet, Seventeen, hingga Twice. Banyak juga para idola generasi ini sebelumnya adalah anak-anak remaja Korea yang mengidolakan grup di generasi pertama dan kedua.
Pada era ini, informasi mengenai grup idola sudah dapat diakses dengan mudah oleh banyak fans dari berbagai negara. Para grup idola pun tak lagi hanya mementingkan promosi di Korea Selatan dan sekitarnya, melainkan hingga kawasan Amerika, Eropa, dan Asia Tenggara.
Dengan sistem yang sudah semakin maju dan pasar yang sudah semakin padat, dapat dikatakan tuntutan terhadap grup-grup era generasi ini begitu berat. Contohnya, dengan melihat bagaimana grup idola zaman ini dituntut memiliki konsep yang kuat, meski hal itu saja tak menjamin mereka akan berhasil merebut pasar. Standar yang ada pun semakin tinggi, terlihat dari munculnya begitu banyak idola yang bisa menyanyi, menari, sekaligus juga membuat lagu.
Selain itu, dalam generasi ini, mulai bermunculan grup dan penyanyi yang terkenal melalui survival show. Sebut saja, I.O.I dan Wanna One, grup lulusan acara survival 'Produce 101'.
Kalau kamu termasuk fans generasi yang mana?
