JYP Buat Peringatan Soal Pelanggaran Privasi GOT7

JYP Entertainment mengeluarkan peringatan terhadap orang-orang yang berniat melanggar privasi boyband K-Pop, GOT7. Hal ini dilakukan dengan mengunggah daftar berisi tindakan yang dilarang, melalui situs resmi fans grup tersebut.
Dalam daftar yang diunggah pada Senin (6/5) ini, JYP menuliskan serangkaian tindakan yang dilarang, termasuk mengikuti para anggota GOT7 ke rumah mereka. JYP juga mengatakan bahwa pelanggaran terhadap daftar ini akan membuat pelakunya masuk dalam daftar blacklist perusahaan.
"Mereka akan masuk ke dalam blacklist dan menghadapi kerugian permanen ke depannya, jadi tolong perhatikan pengumuman ini," tulis JYP.
Berikut tindakan yang dilarang oleh JYP, seperti dikutip dari Soompi.
1. Menunggu GOT7 di jadwal tidak resmi, di dekat JYP Center, studio gladi resik, rumah, juga studio kerja.
2. Mengikuti GOT7 (dengan mobil) ke beberapa lokasi, termasuk JYP Center, studio gladi resik, rumah, juga studio kerja.
3. Mengikuti anggota GOT7 pada waktu pribadi mereka.
4. Mengikuti GOT7 di bandara setelah pemeriksaan imigrasi.
5. Berada di dekat atau mencoba membuat kontak fisik dengan anggota GOT7 di berbagai kegiatan, baik kegiatan resmi maupun bukan, di semua tempat. Misalnya, di JYP Center, studio gladi resik, studio kerja, rumah, juga bandara.
6. Berbagai aktivitas ilegal terkait kegiatan penyiaran: Tindakan yang bisa memengaruhi fandom, seperti membeli atau menjual hak kehadiran, juga mengambil foto atau video saat pre-recording (atau siaran langsung).
7. Segala hal terkait keamanan: Berlari ke jalanan dan mengikuti mobil GOT7, mendorong artis atau fans lain secara esktrem untuk mendapatkan foto, dan lain-lain.
Selanjutnya, JYP menekankan beberapa tindakan yang dilarang di dekat rumah dan studio kerja anggota GOT7. Misalnya, dengan menunggu di luar gedung, melihat-lihat untuk waktu yang lama, mengambil foto atau rekaman tanpa izin, memasuki lahan parkir tanpa izin, juga berusaha menginisiasi kontak dengan anggota. Kemudian, mereka melarang siapa pun untuk membantu atau meminta bantuan dari orang lain untuk melakukan hal-hal tersebut.
JYP mengatakan, tindakan-tindakan ini bersifat ilegal, sekaligus melanggar privasi dan hak ribadi GOT7. Tindakan itu juga dianggap merugikan orang-orang sekitar.
"Oleh karena itu, tindakan hukum mungkin akan diambil (untuk menindak para pelanggar, bila diperlukan," sebut JYP.
Daftar hal-hal yang dianggap melanggar privasi ini pun diunggah oleh anggota GOT7 ke dalam akun media sosial mereka masing-masing. BamBam dan Jackson misalnya, yang mengunggah screenshot daftar tersebut ke dalam akun Instagram mereka. Hal ini mendapat dukungan dari penggemar, yang sudah gerah dengan tindakan kelewat batas dari fans lain.
Bagaimana menurutmu?
