kumparan
7 Jan 2018 12:33 WIB

Kembali Terima Ancaman Bom, Apink Terpaksa Batalkan Acara Fan Signing

Grup idola Apink (Foto: Dok. planaent.co.kr/apink)
Teror bom kembali mengancam grup idola Korea Selatan, Apink. Akibatnya, kali ini, grup beranggotakan enam orang itu terpaksa membatalkan acara jumpa penggemar untuk mendapatkan tanda tangan atau fan signing pada Sabtu (6/1).
ADVERTISEMENT
Dilansir Soompi, pada pukul 16.15 hari Sabtu waktu setempat, seorang petugas toko elektronik di daerah Guri, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan menerima telepon misterius.
"Aku menanam bom," ujar si penelepon, sebelum akhirnya mematikan teleponnya.
Padahal, Apink dijadwalkan menjalankan acara fan signing pada pukul 17.00 di tempat yang sama.
Menanggapi hal ini, pihak kepolisian dan juga pemadam kebakaran Korea Selatan pun mengevakuasi sekitar 200 pengunjung toko, sementara tim penjinak bom dikerahkan untuk mencari bom tersebut.
Berdasarkan keterangan kepolisian, diketahui bahwa penelepon tidak secara spesifik mengatakan bahwa bom tersebut ada kaitannya dengan Apink.
"Akan tetapi, menimbang suara penelepon dan juga kecenderungan dari tindak kriminal ini, besar dugaan bahwa pelaku adalah orang yang telah mengirimkan ancaman bom kepada Apink sebelumnya," ujar seorang sumber dari kepolisian.
ADVERTISEMENT
Girl grup Korea Selatan, Apink. (Foto: A Plan Entertainment)
Acara fan signing Apink akhirnya dibatalkan. Setelah itu, grup idola yang bernaung di bawah agensi Plan A Entertainment itu pun mengadakan sesi siaran video langsung untuk menyapa penggemarnya.
Seharusnya, sesi video ini dilangsungkan untuk mempromosikan 'Pink Space 2018', konser Apink yang rencananya akan digelar pada 12-13 Januari mendatang di Seoul Olympic Park, Seoul, Korea Selatan. Meski demikian, grup tersebut memutuskan untuk menggelar sesi siaran 45 menit lebih awal dan menyapa para penggemarnya lebih dulu.
Dilansir The Korea Herald, melalui siaran yang dilakukan lewat aplikasi ponsel, 'V App' itu, Chorong, Eunji, Bomi, Naeun, Hayoung, serta Namjoo meminta maaf kepada para penggemar. Mereka merasa menyesal karena membatalkan acara tersebut, padahal para penggemar sudah menunggu di tengah cuaca yang dingin. Selain itu, mereka juga berjanji akan tetap menggelar konser sesuai jadwal.
ADVERTISEMENT
"Kuharap (pelakunya) akan segera ditangkap. Kau tinggal di Kanada, kan? Aku juga tahu siapa namamu, tapi aku akan menahan diri (untuk tidak mengungkapkannya). Kau akan kena marah!" ujar salah satu anggota Apink, Eunji, dalam sesi video tersebut.
Apink pertama kali mendapatkan teror pada 14 Juni 2017. Kala itu, sejumlah polisi dikabarkan datang ke kantor agensi Apink setelah menerima telepon yang berisi ancaman pembunuhan terhadap para anggota grup idola tersebut. Sehari setelah teror dilayangkan, diketahui bahwa motif pelaku adalah kekecewaan terhadap Apink.
"Alasannya adalah, karena saya kesal Apink pergi ke acara kencan buta tapi pasangan mereka hanyalah aktor trainee," ujar pria tersebut.
Sejak saat itu, mereka telah beberapa kali menerima ancaman teror di berbagai kesempatan. Meski sudah berupaya menangkap pelaku teror, pihak kepolisian Korea Selatan kesulitan karena sang pelaku tinggal di Kanada.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan