Profil dan Lagu Kris Wu Dihapus dari Berbagai Platform Digital di China

kumparanK-POPverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kris Wu dok IG kriswu
zoom-in-whitePerbesar
Kris Wu dok IG kriswu

Profil dan lagu milik Wu Yi Fan alias Kris Wu dihapus dari berbagai platform digital China. Ini terjadi tak lama setelah penangkapan mantan pemimpin grup K-pop EXO-M itu atas tuduhan pemerkosaan.

Dikutip dari Koreaboo, pada 1 Agustus 2021, akun Weibo Kris Wu yang memiliki lebih dari 51 juta pengikut dan labelnya ditutup karena pengaduan melanggar hukum.

Tak hanya itu, Weibo juga menutup banyak akun yang menunjukkan dukungan kepada selebriti kelahiran 6 November 1990 tersebut.

kumparan post embed

Tapi Weibo bukan satu-satunya platform yang menghapus akun Kris Wu. TikTok, Toutiao Today, Baidu, Tieba, Tencent Video, iQIYI Video, CCTV Video, Douban, dan Chaohua juga melakukan hal sama.

Lagu yang dirilis Kris Wu ikut dihapus dari beberapa platform streaming musik seperti NetEase, QQ Music, Kugou Music, dan Migu Music.

Nama Kris Wu yang dikenal sebagai aktor di berbagai film dan drama, bahkan telah diganti pada daftar casting dengan nomor 1337000.

Namun, para penggemar masih bisa mengakses Instagram, Facebook, Spotify, dan Youtube Kris Wu, karena pemerintah China tidak mengontrolnya.

Kasus yang Menjerat Kris Wu

Kris Wu dok IG kriswu
kumparan post embed

Sebelumnya, pada 31 Juli 2021, Kris Wu ditahan oleh kepolisian Beijing. Hal ini dilakukan sebagai tanggapan atas informasi yang dilaporkan di internet, tentang mantan anggota EXO itu berulang kali memikat perempuan muda untuk berhubungan seks tanpa konsensual.

Kris Wu dituduh berhubungan seks dengan seorang remaja saat dia mabuk. Korban juga dihubungi tujuh perempuan lain yang mengaku dirayu dengan iming-iming pekerjaan.

Sebagian dari perempuan ini berusia di bawah 18 tahun. Dalam sebuah wawancara, remaja tersebut mengatakan bertemu Kris Wu untuk membicarakan karier.

kumparan post embed

Namun, staf Kris Wu justru memaksanya minum. Korban mengaku tak pernah pergi ke bar dan memiliki toleransi alkohol yang rendah.

Akhirnya dia mabuk setelah dua kali minum. Keesokan harinya, saat bangun, dia berada di tempat tidur Kris Wu.

Mendapat tuduhan itu, Kris Wu membantahnya. Dia mengaku akan memasukkan dirinya ke penjara kalau tuduhan itu benar.

Dia mengakui bertemu remaja itu pada 5 Desember 2020, tetapi tidak memaksanya minum. Dia juga membantah hal-hal yang disampaikan remaja tersebut.