Round Up: Kasus Rekaman & Penyebaran Video Seks Ilegal Jung Joon Young

Nama penyanyi rock Korea Selatan, Jung Joon Young, tengah menarik perhatian publik. Sebab, pria berusia 30 tahun ini diketahui telah merekam dan menyebarkan video seks secara ilegal dalam sebuah chat grup yang juga melibatkan Seungri BIGBANG.
Dalam story kali ini, kumparanK-Pop merangkum kronologi kasus yang melibatkan pelantun 'Fiancee' tersebut. Seperti apa kasus yang membelit anggota variety show '2 Days & 1 Night' ini? Berikut rangkumannya.
11 Maret 2019
Di tengah panasnya kasus dugaan layanan suap seksual Seungri BIGBANG, acara berita televisi, 'SBS 8 O'Clock News' melaporkan, Jung Joon Young telah menyebarkan video seks ilegal dalam sebuah chat grup. Grup ini dipercayai berisi beberapa selebriti, termasuk Seungri, anggota termuda dari BIGBANG.
Menurut SBS, rekaman percakapan yang terjadi pada 2015 ini didapatkan dari sebuah file Excel. SBS mengatakan pihaknya menyimpan total 10 bulan percakapan dalam grup chat tersebut.
Dalam sebuah chat, Jung Joon Young mengatakan kepada seseorang yang bernama 'Mr. Kim' bahwa dia telah melakukan hubungan seks. 'Mr. Kim' kemudian bertanya, apakah Joon Young memiliki video dari kegiatan seks-nya itu. Hal ini segera dibalas oleh Joon Young dengan sebuah video berdurasi tiga detik berisi hubungan seksnya, yang direkam secara rahasia.
Menurut SBS, setidaknya, ada 10 orang wanita yang menjadi korban tindakan perekaman ilegal ini. Selain itu, mereka juga menyebutkan bahwa ada selebriti-selebriti lain yang terlibat dalam group chat tersebut, namun mereka tidak memperinci namanya dan hanya memberikan inisial saja.
Pihak-pihak yang terseret karena inisial tersebut, termasuk Junhyung Highlight dan Hongki FT. Island pun telah membantah keterlibatan mereka dalam kasus ini.
Sementara, saat berita tersebut disiarkan, Jung Joon Young diketahui tengah berada di luar negeri untuk shooting variety show. MakeUs Entertainment mengumumkan bahwa sang penyanyi tidak membenarkan maupun membantah hal tersebut. Namun, Jung Joon Young akan segera pulang untuk mengikuti pemeriksaan polisi.
12 Maret 2019
Jung Joon Young kembali ke Korea Selatan. Ia disambut dengan sergapan dari puluhan reporter yang berusaha mengabadikan momen kedatangannya. Melalui jepretan para wartawan, terlihat kekacauan di Bandara Incheon ketika itu. Rambut sang artis bahkan terlihat dijambak dalam situasi tersebut.
Selain itu, pada hari yang sama, polisi juga membuat catatan hukum terhadap pria jebolan acara audisi musik, 'Superstar K4', tersebut. Ia dan beberapa rekannya disebut telah melanggar Undang-undang tentang Kasus Khusus mengenai Hukuman, dll, mengenai Kejahatan Kekerasan Seksual. Untuk selanjutnya, pria ini akan diperlakukan seperti tersangka dalam pemeriksaan kepolisian.
Akibat perbuatannya ini Joon Young juga diketahui dikeluarkan dari tiga acara televisi yang dibintanginya, yaitu '2 Days & 1 Night', 'Salty Tour', dan '4 Wheeled Restaurant: Season 3'. Ketiga acara ini juga serentak memotong penampilan Joon Young dalam acara mereka, sebanyak-banyaknya.
13 Maret 2019
Pada Rabu (13/3) dini hari, Jung Joon Young membuat surat permintaan maaf lewat agensinya, MakeUs Entertainment.
Dalam surat ini, pria bertato itu mengakui semua kejahatannya. Ia membenarkan bahwa dia telah merekam dan menyebarkan video seks dengan para korban secara ilegal. Selain itu, ia juga mengatakan sempat tidak merasa bersalah saat melakukan perbuatannya, meski kini ia mengaku malu terhadap perilakunya tersebut.
"Saya menarik diri dari semua program yang saya ikuti, dan saya akan menangguhkan semua kegiatan di industri hiburan. Sekarang saya akan mundur dari semua kegiatan saya sebagai figur publilk karena tidak merefleksikan diri. Dan saya akan merefleksikan diri selama sisa hidup saya atas tindakan kejahatan saya yang tidak bermoral dan ilegal ini," tulisnya, seperti dikutip dari Soompi.
Di hari yang sama, agensi Joon Young, MakeUs Entertainment mengatakan kalau mereka memutus kontrak dengan penyanyi tersebut. Keputusan ini diambil karena menimbang skandal yang melibatkan Joon Young belakangan ini. Namun, mereka mengatakan akan bertanggung jawab dan memastikan Joon Young melakukan pemeriksaan seperti seharusnya.
Selain itu, diketahui pula bahwa Joon Young akan melakukan pemeriksaan polisi pada Kamis (14/3). Ia diprediksi akan diperiksa pada pagi hari. Seungri BIGBANG, yang juga terkait dalam kasus ini akan diperiksa pada siang hari di tanggal yang sama.
Sementara, CEO Yoo dari perusahaan Yuri Holdings, yang dipercayai ada dalam grup chat Seungri dan merupakan bagian dari kontroversi Burning Sun, juga akan diperiksa di hari yang sama.
Selanjutnya, diketahui bahwa polisi Korea Selatan telah berupaya menggeledah perusahan forensik digital yang dipercaya telah mengembalikan data percakapan Joon Young dari ponselnya
Pada 2016, sang artis sempat diperiksa kepolisian karena kasus rekaman video seks bersama seorang mantannya. Namun, ketika itu, dia tidak menyerahkan ponselnya. Ia berdalih bahwa ponsel itu rusak dan telah ditinggalkannya di sebuah perusahaan untuk pengembalian data. Perusahaan inilah yang diyakini memiliki rekaman percakapan grup chat berisi penyebaran video seks ilegal oleh Jung Joon Young.
