Yang Harus Kamu Tahu Soal Rebranding Grup NCT Dream

SM Entertainment baru saja mengumumkan akan membuat rebranding baru untuk unit NCT Dream. Konsep lama berupa kelulusan kini diganti dengan sistem rotasi anggota.
Meski begitu, banyak fans yang masih bingung dengan konsep baru yang diterapkan dalam unit NCT Dream. Nah, biar kamu bisa lebih sabi memahami konsep NCT Dream yang baru, simak dulu yuk seperti apa sih rebranding dari NCT Dream.
1. Konsep awal
NCT Dream debut pada 2016 sebagai salah satu unit dari NCT, dengan mengusung konsep grup yang memiliki anggota berusia di bawah 20 tahunan. Ada tujuh anggota yaitu Mark, Haechan, Renjun, Jeno, Jaemin, Chenle dan Jisung, yang debut dengan single Chewing Gum.
Sistem kelulusan diterapkan saat NCT Dream pertama kali diperkenalkan. Maksudnya, setiap anggota yang sudah menginjak usia 20 tahun, akan dinyatakan lulus dan tidak lagi melakukan promosi dalam NCT Dream.
Pada 2018, Mark menjadi anggota pertama yang lulus dari NCT Dream. Grup ini merilis album We Go Up sebagai album perpisahan dengan formasi tujuh anggota. Setelahnya, NCT Dream aktif bersama enam anggota yaitu Haechan, Renjun, Jeno, Jaemin, Chenle dan Jisung.
Meski begitu, pada beberapa kesempatan, NCT Dream hanya bisa tampil dengan lima anggota, tanpa kehadiran Haechan. Sebab, Haechan merupakan anggota tetap dari unit NCT 127.
Dengan sistem kelulusan, NCT Dream dianggap sebagai unit yang tidak pasti. Di mana anggotanya bisa berubah dan tidak lagi melakukan promosi dengan grup, karena adanya sistem kelulusan.
Sejak kelulusan Mark, fans mulai menggaungkan permintaan untuk membuat NCT Dream sebagai fixed unit, atau unit tetap, dengan tujuh anggota. Keinginan ini semakin gencar dilakukan, setelah pada 2019, Renjun, Jeno, dan Jaemin yang seharusnya dinyatakan lulus, nasibnya seperti terombang-ambing. SM juga tidak menyatakan kelulusan, meski ketiganya sudah menginjak usia 20 tahun.
Fans khawatir jika nasib anggota NCT Dream menjadi tidak jelas lantaran tidak ada kepastian bagi masa depan mereka.
2. Rebranding grup
Pada Selasa (14/4), SM Entertainment mengumumkan jika NCT Dream akan merilis album baru bertajuk Reload, pada 29 April mendatang. Berbarengan dengan ini, SM juga merilis pernyataan terkait aktivitas anggota dan rebranding grup. Berikut detailnya.
Tidak ada kelulusan
Jika pada konsep awal NCT Dream mengusung konsep kelulusan, kini hal tersebut dihapuskan. Anggota yang sebelumnya lulus yaitu Mark, tetap dianggap sebagai anggota NCT Dream. Dan sisa anggota lain tidak akan diluluskan.
Meski begitu, bukan berarti NCT Dream menjadi fixed unit. Hal ini tersirat dalam pernyataan SM yang menyatakan jika mereka akan mengganti sistem kelulusan setelah NCT Dream menyelesaikan promosi album terbaru, Reload. Alih-alih menjadi fixed unit, aktivitas NCT Dream akan mengikuti sistem rotasi.
Sistem rotasi
Karena tidak ada kelulusan, SM menggunakan sistem rotasi anggota NCT Dream. Unit tersebut akan dibuat dengan konsep seperti NCT U. Dengan jumlah anggota yang bisa berubah, tergantung pada tema album yang nantinya akan diusung.
NCT U memang salah satu unit NCT yang anggotanya tidak menentu. Saat debut pada 2016 dengan single 7th Sense, NCT U terdiri dari lima anggota yaitu Taeyong, Doyoung, Ten, Jaehyun, dan Mark. Lalu pada single Without You, anggotanya terdiri dari Taeil, Doyoung, dan Jaehyun, juga Kun untuk versi China.
Demikian pula dalam promosi NCT 2018, NCT U dengan single Boss beranggotakan Taeyong, Doyoung, Jaehyun, Winwin, Jungwoo, Lucas, dan Mark. Dengan demikian, setiap comeback anggota mengalami perubahan sesuai dengan konsep lagu yang akan dibawakan.
Hal ini yang akan diterapkan pada NCT Dream. Meski tetap dengan formasi utama beranggotakan tujuh orang, namun dalam setiap comeback, rotasi anggota bisa terjadi.
Dengan kata lain, bisa saja mereka bertujuh beraktivitas dalam comeback yang akan datang. Namun, ada masanya juga ketika kombinasi member berubah, entah itu berenam, berlima, atau berempat. Yang jelas, jumlah anggota tidak akan berubah dan rotasi hanya dilakukan di antara mereka bertujuh.
3. Pro Kontra rebranding grup
Meski mengumumkan kejelasan nasib anggota NCT Dream dengan membuat rebranding grup, hal ini masih memicu pro kontra di kalangan fans.
Para fans masih menganggap, SM belum bisa menentukan ke mana arah karier lima anggota grup. Meski SM mengumumkan ke depannya Renjun, Jeno, Jaemin, Chenle, dan Jisung masing-masing akan bergabung ke unit yang baru, namun masih belum jelas kapan unit yang baru akan dibentuk.
Sebab, SM hanya menyebut bergabungnya Renjun, Jeno, Jaemin, Chenle, dan Jisung masing-masing di unit yang baru tergantung perkembangan promosi ke depannya.
Namun, banyak fans yang juga menyambut baik rebranding grup yang ditawarkan SM. Mereka juga menantikan akan seperti apa musik dan gaya yang diperlihatkan anggota NCT Dream dengan sistem yang baru ini.
Apakah kamu siap menantikan NCT Dream dengan sistem rebranding ini, NCTzen?
