10 Penyebab Bau Mulut saat Hamil

29 Juli 2022 17:57
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi ibu hamil. Foto: aslysun/Shuttterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil. Foto: aslysun/Shuttterstock
ADVERTISEMENT
Rasa tidak nyaman karena perubahan tubuh saat hamil adalah hal yang umum dirasakan wanita. Tak hanya itu, kesehatan mulut ibu selama kehamilan juga ikut terpengaruh dengan perubahan tersebut, Moms. Salah satunya adalah ketika Anda merasakan munculnya bau mulut selama kehamilan.
ADVERTISEMENT
Bau mulut selama kehamilan biasanya normal dan umum terjadi pada sebagian ibu hamil. Meski begitu, ada baiknya ibu hamil mengetahui penyebab kemunculan bau mulut agar bisa waspada jika ada kemungkinan masalah kesehatan yang serius.
Lantas, apa saja penyebab kondisi tersebut?

Penyebab Bau Mulut pada Ibu Hamil

Ilustrasi bau mulut saat hamil. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bau mulut saat hamil. Foto: Shutterstock
  1. Perubahan hormon
Mengutip Mom Junction, peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron saat hamil dapat memperburuk respons gusi terhadap plak, sehingga menyebabkan gingivitis atau gusi meradang. Peradangan gusi ini pada akhirnya menyebabkan bau tidak sedap pada mulut ibu hamil.
  1. Morning sickness
Mual dan muntah atau morning sickness selama kehamilan dialami oleh kebanyakan wanita. Muntah yang sering bisa menyebabkan munculnya keasaman di mulut dan demineralisasi gigi. Hal ini membuat gigi lebih rentan terhadap sisa makanan dan pembusukan, sehingga menyebabkan bau tidak sedap, Moms.
ADVERTISEMENT
  1. Kurang kalsium
Bayi di dalam kandungan menyerap kalsium dari deposit kalsium yang ada di dalam tubuh ibu. Proses ini bisa menyebabkan ibu kekurangan kalsium apabila tidak diimbangi dengan konsumsi nutrisi yang cukup. Kekurangan kalsium di dalam darah ibu selama kehamilan menyebabkan mineral terlepas dari tulang gigi, sehingga rentan terhadap lubang, pembusukan makanan dan bau mulut.
ibu hamil minum air Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
ibu hamil minum air Foto: Shutterstock
  1. Dehidrasi
Ibu disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak cairan saat hamil untuk mengatasi kehilangan banyak cairan karena morning sickness atau buang air kecil berlebihan. Sementara itu, kekurangan cairan bisa menyebabkan ibu dehidrasi dan mulut kering sehingga timbul bau tidak sedap.
  1. Perubahan gaya hidup
Beberapa ibu mengalami keengganan makan di awal kehamilannya. Namun, seiring bertumbuhnya kehamilan, mereka mungkin mengalami kenaikan nafsu makan yang tinggi. Lebih sering makan dan ngemil memungkinkan gigi lebih kotor dan timbul plak, sehingga muncul bau tidak sedap.
ADVERTISEMENT
  1. Perubahan pencernaan
Pencernaan biasanya terpengaruh selama kehamilan karena rahim membesar dan perubahan hormonal yang dapat menyebabkan refluks asam. Menurut penelitian di Science Direct, refluks asam dapat mengakibatkan demineralisasi email, gigi berlubang, dan makanan menempel pada gigi yang akhirnya menimbulkan aroma tidak sedap.
Ilustrasi bau mulut Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bau mulut Foto: Thinkstock
  1. Penurunan produksi air liur
Keberadaan air liur berfungsi untuk membersihkan dan menjaga kesehatan gigi secara alami dengan menyeka sisa makanan yang menempel. Produksi air liur bisa menurun selama kehamilan karena ibu kekurangan cairan. Nah, mulut yang cenderung kering ini bisa menimbulkan bau tidak sedap, Moms.
  1. Konsumsi makanan
Beberapa makanan memiliki aroma kuat yang bisa keluar melalui keringat dan rongga mulut. Bila ibu hamil sering mengonsumsi bawang putih, bawang merah, hingga kafein secara berlebihan mungkin bisa menimbulkan bau mulut.
ADVERTISEMENT
  1. Infeksi
Ibu hamil lebih rentab terhadap berbagai, seperti infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga, hidung dan tenggorokan. Salah satu gejala dari kondisi tersebut adalah munculnya bau tidak sedap dari mulut Anda, Moms.
  1. Kondisi medis lainnya
Ibu hamil dengan penyakit bawaan seperti diabetes, penyakit hati, penyakit pencernaan dan gangguan metabolisme bisa menimbulkan bau mulut.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020