10 Tanda Anak Sedang Berduka

7 Juni 2022 12:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi anak sedang berduka. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak sedang berduka. Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Berduka karena kehilangan bisa dirasakan semua orang, termasuk anak. Namun, cara anak mengekspresikan rasa duka, mungkin saja sedikit berbeda dari orang dewasa.
ADVERTISEMENT
Ya Moms, rasa duka yang dialami anak biasanya disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya, kematian anggota keluarga, ditinggal pergi oleh teman baiknya, serta kehilangan atau kematian hewan peliharaannya. Hanya saja, anak-anak cenderung mengekspresikannya dengan cara yang lebih kompleks. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda anak sedang berduka.
Ilustrasi anak menyendiri. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak menyendiri. Foto: Shutterstock
Dikutip dari Very Well Family, berikut tanda-tanda yang umum yang biasanya dilakukan anak untuk menunjukkan rasa dukanya.

Mengenal Tanda Anak Sedang Berduka

1. Jadi lebih manja
Setelah mendengar kabar kehilangan, anak mungkin akan menjadi rewel dan lebih manja dari biasanya. Tak jarang juga mereka meminta bantuan orang tua untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah. Di samping itu, anak-anak mungkin lebih mudah tersinggung, lebih sering menangis, dan selalu ingin digendong atau dipeluk.
ADVERTISEMENT
2. Kemunduran perkembangan
Rasa duka yang dialami anak bisa menyebabkan kemunduran tumbuh kembang, Moms. Misalnya, anak jadi sering mengompol, atau terbangun di sepanjang malam. Sementara itu, anak yang sudah bisa berjalan mungkin akan kembali merangkak, artikulasi yang diucapkan jadi kurang jelas, dan ingin menggunakan botol susu lagi misalnya.
Ilustrasi Anak Mengompol. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Anak Mengompol. Foto: Shutterstock
3. Masalah akademik
Meski tidak ditunjukkan dengan jelas, namun, anak yang sedang berduka cenderung sulit untuk menyelesaikan tugas-tugas di sekolah. Akibatnya, hal itu akan memengaruhi nilai dan prestasi di sekolah.
4. Gangguan tidur
Anak yang sedang berduka cenderung mengalami gangguan tidur. Ya Moms, rasa duka yang dialami membuat si kecil jadi lebih overthinking dan takut mengalami mimpi buruk.
5. Sulit konsentrasi
Terkadang, anak menjadi lebih sulit berkonsentrasi pada aktivitas tertentu, termasuk saat belajar di sekolah maupun di rumah. Mereka juga akan sulit membuat keputusan atau memecahkan masalah yang terjadi.
Ilustrasi anak sulit berkonsentrasi. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak sulit berkonsentrasi. Foto: Shutter Stock
6. Merasa cemas
ADVERTISEMENT
Saat anak mengalami kehilangan, mereka mungkin akan khawatir tentang segalanya. Maka dari itu, cobalah untuk memberikan perhatian khusus dan jaminan bahwa mereka akan baik-baik saja.
7. Merasa ditinggalkan
Anak-anak mungkin akan merasa dikhianati, ditolak, atau ditinggalkan oleh orang yang meninggal. Oleh sebab itu, cobalah untuk meyakinkan si kecil bahwa Anda akan selalu ada untuknya.
8. Gangguan perilaku
Tanda lain bila anak sedang berduka adalah mengalami gangguan perilaku. Ya Moms, cara seperti itu dilakukan sebagai bentuk luapan kesedihan yang dirasakan anak. Misalnya, bertengkar dengan teman di sekolah, sampai bertingkah seenaknya di rumah dan di sekolah.
9. Menyalahkan diri sendiri
Hal yang wajar bila anak kerap menyalahkan diri sendiri atas kematian orang yang dicintainya. Anak-anak mungkin akan berpikir itu adalah akibat dari perbuatan yang dilakukannya.
ADVERTISEMENT
10. Perubahan pola pikir
Salah satu tanda yang cukup sering dilakukan anak saat berduka adalah berbicara dengan boneka, mainan, atau benda mati lainnya. Tak jarang juga anak kerap membahas tentang kematian, dan menyebut nama orang-orang yang telah meninggalkannya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020