20 Nama Bayi Islami yang Terinspirasi dari Para Ilmuwan Muslim

Setiap orang tua tentu ingin memilihkan nama bayi yang baik dan indah untuk buah hatinya. Apalagi jika Anda seorang Muslim, sebab dalam Islam pemberian nama bagi si kecil juga merupakan sebuah kewajiban orang tua pada anaknya.
Nah Moms, bila Anda sedang mencari nama untuk bayi Anda, mungkin nama-nama ilmuan Muslim bisa jadi sumber inspirasi Anda. Selain enak didengar, nama ilmuan yang tersemat pada si kecil juga bisa jadi doa agar kelak ia juga tumbuh secerdas para ilmuan tersebut.
Berikut, kumparanMOM merangkum dari berbagai sumber 20 nama ilmuan Muslim di dunia yang bisa disematkan pada nama depan, nama tengah, atau nama belakang bayi Anda:
1. Abraham Ibnu Ezra
Abraham ben Meir ibn Ezra Ibn Azra atau yang dikenal dengan Abraham Ibnu Ezra adalah seorang astronom Islam. Tak hanya seorang astronom, dia juga merupakan penyair, tata bahasa, penjelajah, dan filsuf. Ibnu Ezra memiliki beberapa karya ilmiah yang diterjemahkan dalam bahasa latin tentang pengetahuan Andalusia.
2. Abu Al-Fath Al-Isfahani
Abū ‘l-Fath Mahmūd Ibn Muhammad al-Isfahānī atau yang lebih dikenal Abu 'I-Fath Al-Isfahani merupakan seorang ahli matematika abad ke-10 yang berasal dari Iran. Selain ahli matematika, ia juga seorang editor dan komentator beberapa buku seperti Conics of Apollonius yang terkenal di Eropa.
3. Abu Al-Fida
Abu Al-fida' Isma'il Ibn 'ali ibn Mahmud Al-malik Al-mu'ayyad 'imad Ad-din atau yang lebih dikenal dunia dengan nama Abu Al-Fida, mungkin bisa menjadi inspirasi nama bayi Anda, Moms. Sebab Abu Al-Fida adalah seorang sejarawan yang memiliki sederet karya yang diakui oleh dunia barat.
Sebut saja Al-Bidaya wa al-nihaya (Awal dan Akhir), Taqwim al-buldan (Sketsa negara-negara), Tarikh Abu-'l-Fida , karya bersejarah utamanya, juga disebut Mukhtassar tarikh al- bashar (Sejarah Ringkas Kemanusiaan atau Abridgment of the History at the Human Race).
4. Abu Al-Hasan Al-Mawardi
Bila Anda menginginkan si kecil menjadi seorang dokter nantinya, cobalah berikan nama bayi Anda dengan nama Abu Al-Hasan Al-Mawardi. Sebab ia merupakan bapak bedah modern dan sebagai ahli bedah Islam terbesar yang pernah lahir.
Ia menulis tentang teks-teks medis yang komprehensif dengan menggabungkan pengobatan Islam dan pengaruh kuno. Kontribusinya yang terbesar dalam sejarah adalah Kitab al-Tasrif, ensiklopedia praktik medis 30 volume. Itu termasuk bagian tentang pembedahan, kedokteran, ortopedi, oftalmologi, farmakologi, nutrisi, dan masih banyak lagi.
5. Abu Ma'shar al-Balkhi
Abu Ma'shar al-Balkhi merupakan seorang ahli matematika, astronom, astrolog, dan filsuf yang berasal dari Afganistan. Banyak dari karyanya diterjemahkan ke dalam bahasa Latin.
Ia juga dikenal karena mengembangkan model planet yang ditafsirkan oleh sebagian orang sebagai model heliosentris. Ini karena revolusi orbitalnya dari planet-planet yang diberikan sebagai revolusi heliosentris daripada revolusi geosentris.
6. Ahmad bin al-Jazzar
Ahmad bin al-Jazzar dikena sebagai ahli ilmu kedokteran dari Tunisia. Di bidang kedokteran, ia menulis tentang pengobatan, diet, dan penyakit dalam.
7. Al-Battani
Al-Battani adalah seorang ahli astronomi dan matematikawan dari Turki. Ia adalah penemu perhitungan tahun matahari yakni 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik. Karyanya yang paling penting bagi perkembangan dunia adalah set tabel astronomi yang dkenal dengan al-Zig-Sabi berisi 57 bab.
8. Al-Farabi
Abu Nasir Muhammad bin al-Farakh al-Farabi atau yang dikenal dunia dengan Al-Farabi adalah ilmuan dan filsuf besar yang karyanya banyak diterjemahkan ke dalam bahasa latin. Al-Farabi membuat kontribusi penting dalam matematika, filsafat, epistemologi, dan musik.
9. Al-Ghazali
Apakah Anda pernah mendengar nama Al-Ghazali, Moms? Pertama mungkin Anda akan berpikir ini adalah nama dari anak dari Ahmad Dhani ya. Padahal Al-Ghazali sebenarnya nama bayi yang terinspirasi dari seorang filsuf dan teolog Muslim Persia. Pemikirannya memiliki pengaruh penting pada filsuf Muslim dan filsuf Kristen abad pertengahan.
10. Al-Kindi
Ia merupakan filsuf pertama yang lahir dari kalangan cendekiawan muslim. Banyak karya-karya para filsuf Yunani diterjemahkannya dalam bahasa Arab; antara lain karya Aristoteles dan Plotinos. Selain itu, Al-Kindi juga dikenal sebagai pelopor dalam kriptologi dan fisika.
11. Al-Qabisi
Al-Qabisi dikenal karena risalahnya tentang astrologi yudisial yakni Introduction to the Art of Judgments of the Stars.
12. Al-Zarkali
Al-Zarkali adalah astronom terkemuka yang melakukan penelitian teoritis dan observasional dalam astronomi. Dia membangun astrolabe datar yang 'universal', karena dapat digunakan di lintang mana pun, dan dia membangun jam air yang mampu menentukan jam siang dan malam dan menunjukkan hari-bulan bulan lunar.
13. An-Nayrizi
Abu al-Abbas al-Fadhl ibn Hatim an-Nayrizi adalah matematikawan dan astronom dari Nayriz yang aktif di masa Kekhalifahan Abbasiyah. Ia menulis uraian atas karya Euklides Elemen, dan uraiannya ini kelak diterjemahkan ke bahasa Latin oleh Gerardo dari Cremona. Ia juga menulis sebuah buku tentang bagaimana menghitung arah Ka'bah suci suci di Mekah.
14. Ibnu Haitham
Abu Ali Muhammad al-Hasan bin al-Haitsam atau Ibnu Haitsam, di barat lebih dikenal dengan nama Alhazen adalah seorang ilmuwan Islam yang ahli dalam bidang sains, falak, matematika, geometri, pengobatan, dan filsafat.
Ibnu Haitsam juga memberi kontribusi signifikan pada pemahaman prinsip-prinsip optik, serta untuk anatomi, astronomi, teknik, matematika, kedokteran, oftalmologi, filsafat, fisika, psikologi, persepsi visual, dan untuk sains secara umum dengan refleksinya pada metode ilmiah.
15. Ibnu Sina
Ibnu Sina atau yang dikenal di dunia barat dengan nama Avicenna adalah seorang filsuf, ilmuan, dan dokter dari Persia. Ia juga seorang penulis yang produktif yang sebagian besar karyanya adalah tentang filosofi dan kedokteran. Bagi banyak orang, dia adalah "Bapak Kedokteran Modern".
16. Ibnu Tufail
Ibnu Tufail adalah filsuf, dokter, dan seorang pejabat pengadilan Andalusia. Ia memiliki karya ilmiah yang berjudul Philosophus Autodidactus yang muncul pada 1671, Alive Son of Awake, dan beberapa buku romansa filosofis serta kisah alegoris. Karya dari pemilik nama asli Abū Bakr Muhammad Ibn Tufayl al-Qaysī ini sudah dikenal di Eropa sejak Abad Pertegahan.
17. Ibnu Wafid
Abu Al-Mutarrif Abdur Rahman bin Muhammad Al-Lakhmi Ibnu Al-Wafid atau Ibnu Wafid merupakan seorang ahli fisika dan dokter yang menulis risalah tentang ophalmologi tentang zat medis yang berjudul Gherard of Cremone. Di dunia Barat, dia dikenal dengan nama Abenguefith.
18. Muhammad Al-Farghani
Al-Farghani adalah salah satu astronom terkenal di abad ke-9. Ia terlibat dalam pengukuran diameter Bumi bersama dengan tim ilmuwan di bawah perlindungan Khalifah al-Ma'mun di Baghdad.
19. Muḥammad bin Mūsā al-Khawārizmī
Ia merupakan seorang ahli matematika, astronom, dan geografi Muslim, yang menulis angka-angka Hindu-Arab dan termasuk yang pertama menggunakan nol sebagai pemegang tempat dalam notasi basis posisi. Ia juga dianggap sebagai bapak aljabar.
20. Nuruddin Al-Bithruji
Ia merupakan penulis buku al-hay'a, yang isinya tentang teori gerakan planet di mana ia ingin menghindari baik epiklus maupun eksentrik, dan untuk menjelaskan fenomena yang khas pada bintang-bintang yang berkeliaran, dengan menambah rotasi bola homosentris.
Nah bagaimana, Moms? Adakah nama dari para ilmuan Muslim tersebut di atas yang cocok untuk jadi nama bayi Anda?
