3 Jenis Plasenta Previa yang Kerap Dialami Ibu Hamil
ยทwaktu baca 2 menit

Selama masa kehamilan, plasenta ikut bertumbuh mengikuti pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pada awal kehamilan, plasenta biasanya berada di bagian bawah rahim. Lalu seiring dengan pertumbuhan bayi, plasenta dengan kondisi normal akan bergerak menjauhi leher rahim dan menuju bagian atas rahim.
Namun sebagian ibu hamil mengalami kondisi di mana plasenta tidak bergerak sebagaimana mestinya sehingga letaknya tetap di bagian bawah rahim. Ini lah yang disebut dengan plasenta previa, Moms.
Baby Center melansir, berdasarkan letaknya plasenta previa terbagi menjadi 3 jenis sebagai berikut:
Plasenta Previa Lateralis
Yaitu plasenta yang melekat rendah di dekat leher rahim namun tidak menutupi jalan lahir.
Plasenta Previa Parsialis
Yaitu plasenta yang melekat rendah di dekat leher rahim dan menutupi sebagian jalan lahir.
Plasenta Previa Totalis
Yaitu plasenta yang melekat rendah di dekat leher rahim dan menutupi keseluruhan jalan lahir.
Untuk lebih memahaminya, coba perhatikan ilustrasi berikut ini:
Lantas, bagaimana kondisi plasenta previa dapat diatasi?
Mengutip Baby Center, bila ibu hamil mengalami plasenta previa namun tidak terjadi perdarahan, dokter biasanya hanya akan menganjurkan untuk istirahat di rumah. Berhubungan seks juga sebaiknya dihindari karena berpotensi memicu perdarahan pada penderita plasenta previa.
Sementara bila terjadi pendarahan, ibu hamil diimbau untuk segera ke rumah sakit sebelum perdarahan bertambah parah.
