Kumparan Logo

3 Tanda Infeksi Usai Melahirkan Caesar

kumparanMOMverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bekas jahitan operasi caesar. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bekas jahitan operasi caesar. Foto: Shutter Stock

Umumnya, ibu hamil berharap dapat melahirkan secara normal. Namun bila ada kondisi medis tertentu, persalinan secara caesar perlu dilakukan demi keselamatan ibu dan atau bayi di dalam kandungannya.

Bila mengalami kondisi yang membuat Anda harus melahirkan melalui operasi caesar, jangan khawatir, Moms. Dokter tentu akan berusaha maksimal untuk memastikan semua berjalan aman. Namun Anda juga perlu memahami, melahirkan secara caesar pasti akan meninggalkan luka di perut. Normalnya, luka tersebut akan terlihat memerah pada beberapa bulan pertama setelah kelahiran si kecil dan berubah menjadi lebih pucat dengan garis tipis.

Ibu juga perlu paham, diperlukan perawatan khusus untuk membuat luka bekas sayatan caesar tidak terbuka lagi. Tak hanya itu, selalulah bersikap waspada karena bukan tidak mungkin selama masa perawatan tersebut terjadi infeksi. Apa tanda-tandanya?

Ilustrasi bekas jahitan operasi caesar. Foto: Shutter Stock

Tanda Adanya Infeksi Usai Melahirkan Caesar

Mengutip Parents, menurut Whitney B. You, M.D., MPH, asisten profesor di Departemen Obstetri dan Ginekologi di Feinberg School of Medicine di Universitas Northwestern, Illinois, Amerika Serikat, ibu yang melahirkan secara caesar berisiko terkena infeksi sekitar 6-11 persen. Infeksi tersebut bisa terjadi di rahim, perut, atau sayatan, untuk itu Anda perlu merawatnya dengan antibiotik. Adapun tanda-tanda infeksi setelah persalinan caesar yang bisa dialami ibu adalah seperti:

- Kemerahan di sekitar sayatan

- Pembengkakan yang tidak normal di sekitar sayatan

- Keluar cairan dari luka bekas sayatan

Bila ketiga hal tersebut terjadi Anda mungkin akan mengalami gejala demam, perut terasa nyeri hebat, dan mengalami keputihan yang berbau tak sedap.

Ilustrasi bekas jahitan operasi caesar. Foto: Shutter Stock

Risiko Infeksi Tergantung Alasan dari Tindakan Operasi Caesar

Pamela Promecene, M.D., profesor dan dokter kandungan McGovern Medical School di UTHealth / UT Physicians di Houston, AS mengatakan risiko infeksi ini juga tergantung alasan dari tindakan operasi caesar, Moms. Contohnya, operasi caesar yang direncanakan memiliki risiko yang sedikit lebih rendah ketimbang operasi darurat, karena dokter dan pasien lebih banyak waktu untuk mempersiapkan operasi.

Selain itu, faktor dari ibu menentukan tingkat risiko infeksi setelah melahirkan caesar. Seperti ibu yang mengalami obesitas, diabetes yang tidak terkontrol, pernah menjalani operasi caesar sebelumnya, minum obat imunosupresif, dan merokok. Ibu yang memiliki alergi penisilin juga bisa mempunyai peluang lebih tinggi.

"Saat memberikan antibiotik, kami menyesuaikan jenis yang kami berikan kepada wanita berdasarkan berat dan alergi mereka. Jika seorang wanita tidak yakin jika dia memiliki alergi penisilin, dia harus berbicara dengan ahli alergi untuk diuji," kata David Colombo, M.D., direktur kedokteran ibu-janin di Spectrum Health, AS.

Ilustrasi sakit usai operasi caesar. Foto: Shutter Stock

Cara Mencegah Infeksi Pasca Persalinan Caesar

Infeksi pasca persalinan caesar bisa dicegah. Bila Anda berencana memakai prosedur operasi caesar untuk melahirkan, dokter akan meminta Anda mandi dengan sabun antibakteri khusus sebelum persalinan. Selain itu, Anda juga tidak disarankan untuk bercukur.

"(Selain itu) antibiotik harus diberikan secara rutin sebelum operasi caesar untuk mengurangi risiko infeksi rahim," kata Mabel Wong, kepala departemen kebidanan di Kaiser Permanente, Hawaii, AS.

Bila Anda mempunyai riwayat diabetes, cara mencegahnya adalah dengan mengontrol gula darah pada saat sebelum dan sesudah operasi. Setelah operasi caesar selesai, penting bagi Anda untuk merawat luka tersebut, Moms. Seperti membersihkan bekas luka dan mengganti perban secara teratur.

Apalagi? Sebisa mungkin, hindari menggendong bayi dekat dengan bekas luka operasi caesar Anda, ya!