kumparan
8 Juni 2019 14:24

4 Cara Mengetahui ASI Perah Sudah Basi

ASI Perah
ASI perah berbeda dengan ASI yang disimpan pada payudara ibu yang tak akan basi. Foto: Shutterstock
Layaknya susu pada umumnya, ASI perah juga bisa basi lho, Moms! Penyebabnya bisa karena salah cara menyimpannya atau wadah penyimpan yang kurang bersih. Sayangnya, kadang sulit membedakan antara ASI Perah yang masih segar dengan ASI perah yang sudah basi.
ADVERTISEMENT
Anda mesti cermat, Moms, pasalnya memberi bayi ASI perah yang sudah basi bisa mengganggu sistem pencernaannya. Nah, untuk memudahkan Anda, perhatikan tanda ASI perah (ASIP) yang Anda miliki sudah tidak layak minum dengan cara di bawah ini.
Berbau Tidak Sedap
ASIP juga bisa berbau tidak sedap. Karenanya sebelum memberikan pada si kecil, coba perhatikan dulu aroma ASIP. Bila berbau asam atau mirip seperi susu sapi yang sudah basi, ini menunjukkan bahwa ASIP tersebut tidak layak untuk diminum.
ASI Perah
ASI Perah Foto: Shutterstock
Tidak Larut Ketika Diaduk
Komponen lemak dan non lemak di dalam ASI cenderung akan terpisah saat disimpan. Biasanya, jika ASI perah masih segar, kedua komponen tersebut akan menyatu ketika diaduk pelan. Namun, bila lemak ASI tidak larut juga saat Anda mengaduknya, atau ada gumpalan di dalam ASI yang tidak mau larut saat diaduk, itu tandanya ASIP tersebut sudah basi.
ADVERTISEMENT
Rasanya Asam
Bila ragu akan kualitas ASIP yang Anda simpan, maka sebaiknya dicicipi dulu sebelum diberi pada anak. Meski rasa ASI bisa berbeda-beda tergantung makanan yang dikonsumsi ibu, namun tetap ada tanda kalau ASIP sudah basi.
Untuk itu, sebelum Anda menyimpan di kulkas, cicipi rasa ASI. Lalu, ulangi dan cicipi ASI tersebut setelah beberapa jam Anda telah meninggalkannya pada suhu ruang. Bila Anda mendapati bau dan rasanya berbeda, maka besar kemungkinan sudah terpapar bakteri atau jamur.
Ilustrasi ASI Perah
Ilustrasi ASI Perah. Foto: Unsplash
Berada di Lemari Pendingin Lebih dari 3 Hari
ASIP yang disimpan di lemari pendingin, tapi bukan di freezer umumnya hanya bertahan 3-5 hari. Sebaliknya, bila Anda menyimpannya di kulas bagian pintu lemari es lebih dari lima hari, maka itu bisa membuat ASI perah basi, karena suhu lemari es yang tidak stabil akibat pintu dibuka-tutup. Hal ini merupakan contoh dari penyimpanan ASIP yang salah.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan