Mom
·
11 Februari 2018 18:58

4 Jenis Cacing yang Dapat Menginfeksi Anak

Konten ini diproduksi oleh kumparan
4 Jenis Cacing yang Dapat Menginfeksi Anak (119570)
Jenis cacing pada anak (Foto: Thinkstock)
Ketika anak terkena cacingan, mesti segera diatasi sebab dapat menghambat proses tumbuh kembang anak, Moms. Tidak tanggung-tanggung, akibat aktivitas cacing di dalam tubuh, anak bisa mengalami kekurangan gizi, mengalami anemia kronis, hingga penurunan IQ.
ADVERTISEMENT
Jenis cacing yangmenyerangpun ada bermacam-macam. Dikutip kumparanMom (kumparan.com) dari Baby Centre, inilah jenis cacing yang paling sering ditemui:
Pertama, cacing kremi. Berwarna putih dan berukuran sangat kecil. Cacing-cacing berada di usus besar, lalu saat cacing kremi betina akan bertelur maka akan berpindah ke anus dan menyebabkan gatal dan infeksi.
Saat digaruk, telur-telur ini akan tersebar. Ada telur yang akan pecah dan menyebar ke dalam dubur, adapula yang tersebar melalui jari dan kuku anak dan menempel pada sprei serta pakaian.
Kedua, cacing tambang. Cacing jenis ini bisa mengikis usus halus karena cacing tambang menghisap darah, lebih lanjut bisa menyebabkan anak terkena anemia akibat kekurangan sel darah merah. Bahkan dalam kasus terburuk, akan ada sebagian darah yang keluar dari usus yang buat kotoran anak keluar dengan darah.
ADVERTISEMENT
Ketiga, cacing pita. Cacing ini bisa muncul dalam tubuh jika anak minum atau makan makanan yang sudah terkontaminasi oleh telur cacing pita. Jika telur cacing pita sudah tertelan dalam usus, telurnya tidak akan menetas, melainkan akan tumbuh dan berkembangbiak menjadi kista.
Ciri anak yang terjangkit cacing pita adalah sering mengalami demam, dan muncul benjolan kista pada area-area tubuh tertentu.
Jika Anda mendapati benjolan seperti ini, segera membawa anak ke dokter karena kista merupakan sejenis tumor jinak yang bisa berubah menjadi ganas jika tidak diobati secepatnya.
Terakhir, cacing gelang. Berbeda dengan jenis cacing yang lainnya, cacing yang satu ini memiliki ukuran yang lebih besar, bahkan hampir sama dengan ukuran cacing tanah. Karena ukurannya yang cukup besar, cacing yang satu ini sangat berbahaya karena bisa buat infeksi pada usus kecil.
ADVERTISEMENT