4 Tips untuk Tingkatkan Berat Badan Janin

31 Maret 2022 17:30
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi ibu yang mengupayakan kenaikan berat janin. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu yang mengupayakan kenaikan berat janin. Foto: Shutterstock
Ibu hamil mengalami kenaikan berat badan adalah hal yang wajar. Meski begitu, bisa saja berat badan ibu hamil bertambah, tapi tidak demikian dengan bayi di dalam kandungan. Karenanya, penting untuk melakukan pemeriksaan untuk mengetahui berat janin melalui ultrasonografi atau USG.
Perlu dicatat pula bahwa seiring dengan usia kehamilan, sangat penting untuk janin mengalami pertambahan berat yang ideal. Hal itu penting agar si kecil tidak mengalami berat badan lahir rendah (BBLR), yaitu kurang dari 2,5 kg dan tidak pula lahir dengan berat badan berlebihan atau di atas 4 kg.
Ya Moms, kedua kondisi tersebut bisa saja mengakibatkan komplikasi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kenaikan berat badan janin yang ideal, salah satunya dengan memberi perhatian lebih pada makanan dan asupan gizi selama hamil.

Rata-Rata Berat Normal Janin

Dilansir dari BabyCenter, berikut adalah berat rata-rata janin setiap minggunya.
10–15 minggu: 1–70 gram
16–20 minggu: 100–300 gram
21–25 minggu: 360–660 gram
26–30 minggu: 760–1319 gram
31–35 minggu: 1502–2383 gram
36–40 minggu: 2622–3462 gram

Cara Menambah Berat Janin

Ya Moms, rata-rata berat bayi dapat Anda jadikan acuan untuk melihat dan mempertimbangkan asupan gizi harian. Jika berat janin Anda dinyatakan kurang, ada beberapa cara yang dapat diupayakan untuk menambah berat janin.
1. Cukup Tidur
Ilustrasi ibu hamil dengan jam tidur yang cukup. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil dengan jam tidur yang cukup. Foto: Shutterstock
Sulit tidur merupakan sebuah tantangan bagi sebagian ibu hamil. Perut yang membesar kadang beriringan dengan rasa nyeri dan mulas. Meski begitu, ibu tetap butuh tidur cukup untuk membuat janin bisa tumbuh dengan baik. Tak hanya itu, kurang tidur dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan preeklamsia.
Anda yang kesulitan tidur di masa kehamilan disarankan untuk bebas dari smartphone atau televisi sebelum tidur. Lakukan beberapa kegiatan seperti olahraga, relaksasi, atau minum susu hangat beberapa jam sebelum tidur. Jika tidur malam terganggu, cobalah untuk menjadwalkan tidur siang.
2. Hindari Stres
Stres memang kadang tak bisa dihindari, apalagi untuk ibu yang pernah mengalami keguguran, hamil tidak terencana, trauma, atau hingga masalah keuangan. Ada pula beberapa yang merasa khawatir akan perubahan berat badan dan bentuk tubuh akibat kehamilan. Tantangan inilah yang menimbulkan stres.
Dilansir WebMD, stres di masa kehamilan dapat memompa jantung ibu lebih cepat, menghambat pertumbuhan janin, hingga kelahiran prematur. Jadi, hindarilah sumber stres, perbanyak kegiatan positif, dan jernihkan pikiran Anda ya, Moms.
3. Makan Makanan Bergizi
Ilustrasi ibu dengan asupan nutrisi yang cukup. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu dengan asupan nutrisi yang cukup. Foto: Shutterstock
Jika bicara soal gizi, hal utama yang disarankan adalah konsumsi makanan sehat. Ibu hamil membutuhkan tambahan 200 hingga 300 kalori ekstra dari biasanya. Ini bisa diperoleh melalui susu rendah lemak, buah-buahan, sayur, atau produk gandum utuh.
Atur pola makan berbeda dengan diet ya, Moms. Anda sangat tidak disarankan untuk diet di masa kehamilan. Hindarilah konsumsi alkohol, kafein, dan terlalu banyak makan asin. Gantilah camilan harian dengan kacang-kacangan, yoghurt, ubi, jus jeruk, atau makanan sehat lainnya.
4. Konsumsi Vitamin Prenatal
Terkadang konsumsi makanan dan minuman harian tidak mencukupi kebutuhan nutrisi yang meningkat selama kehamilan. Inilah sebabnya terkadang dokter menyarankan ibu hamil untuk mengonsumsi vitamin atau suplemen tambahan sesuai kebutuhan. Meski tidak ada aturan baku, umumnya suplemen prenatal sudah disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil, yaitu asam folat, kalsium, dan zat besi.
Salah satu suplemen prenatal yang dapat Anda pilih untuk memenuhi kebutuhan nutrisi di masa kehamilan adalah Osfit Platinum. Sesuai dengan rekomendasi harian WHO, FIGO, dan AKG, Osfit Platinum punya kandungan yang sangat lengkap.
Ada 10 vitamin, 5 mineral, dan Omega-3 yang sangat baik untuk membantu pertumbuhan sel dan otak janin. Jika semua terlengkapi, Anda tidak perlu khawatir akan risiko prematur pada bayi.
Osfit Platinum memiliki rasa vanila dan tidak bau amis. Ini membuat ibu nyaman saat mengonsumsinya. Tidak hanya ibu hamil, Osfit Platinum bisa dikonsumsi oleh Anda yang sedang dalam program kehamilan dan ibu menyusui. Osfit Platinum aman untuk dikonsumsi setiap hari ya, Moms.
Anda yang sedang dalam masa kehamilan, bisa membeli Osfit Platinum di apotek, e-commerce, atau KalCare. Jangan lupa untuk kunjungi Instagram @osfitplatiinum untuk mendapatkan informasi tentang seputar kehamilan.
Pantau terus perkembangan janin dan konsumsi Osfit Platinum untuk bantu penuhi kebutuhan nutrisi Anda dan si kecil! #SempurnakanDenganOsfitPlatinum.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Osfit Platinum
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020